Polisi pastikan WN China ABK Rich Ocean 17 tewas akibat kecelakaan kerja

Kamis, 12 Juli 2018 00:03 Reporter : Saud Rosadi
WN China tewas di atas kapal. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Yu Haopen (63), ABK Rich Ocean XVII meregang nyawa di dalam Palka kapal, saat berada di perairan Teluk Waru, Balikpapan, Kalimantan Timur. Polisi menyimpulkan kematian WN China itu akibat kecelakaan kerja.

"Jenazahnya ada di RSUD (RSUD Kanujoso Djatiwibowo). Sementara (sebab kematian) karena kecelakaan kerja tunggal," kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (11/7).

Wiwin menerangkan, tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) atau identifikasi TKP dari Polres Balikpapan, memang ikut mengevakuasi Yu Haopen, dari atas kapal.

"Iya, tim INAFIS identifikasi Polres, gabung dengan Ditpolair Polda Kaltim, cek lokasi," ujar Wiwin.

Sampai dengan sore ini, lanjut Wiwin, penanganan lanjutan kematian Yu Haopen, ditangani Polda Kaltim. "Untuk penanganan selanjutnya ditangani Ditpolair," sebutnya.

Ditanya lebih jauh, perihal koordinasi lanjutan dari pihak kapal Rich Ocean XVII terkait keberadaan jenazah awak kapal di kamar jenazah rumah sakit di Balikpapan, Wiwin tidak merespons.

Diketahui, Yu Haopen (63), WN China ABK Rich Ocean XVII meregang nyawa di dalam Palka, atau ruangan bawah geladak kapal. Diduga Yu terpeleset dan terjatuh di dalam Palka. Jenazahnya dievakuasi sekitar pukul 02.35 WITA dini hari tadi ke rumah sakit di Balikpapan.

"Jadi, korban ini diduga terpeleset dan jatuh ke dalam Palka, saat akan membuka Palka. Dugaan sementara seperti itu ya," kata Petugas BPBD Penajam Paser Utara (PPU) Amanda Indiri, dikonfirmasi merdeka.com siang tadi. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini