Polisi Limpahkan Berkas Perkara HS, Pengancam Penggal Kepala Jokowi

Minggu, 14 Juli 2019 15:37 Reporter : Ronald
Polisi Limpahkan Berkas Perkara HS, Pengancam Penggal Kepala Jokowi Pria ancam penggal Jokowi ditangkap. ©Istimewa

Merdeka.com - Polisi melakukan pelimpahan tahap pertama berkas perkara tersangka Hermawan Susanto alias HS (25) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Hermawan menjadi tersangka kasus pengancaman penggal kepala Presiden Joko Widodo ( Jokowi),

"Sudah ya, berkas perkara sudah dikirim ke kejaksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Minggu (14/7).

Argo mengaku tidak tahu pasti kapan berkas itu dikirim. "Kapan berkasnya dikirim saya cek dulu ke penyidik ya," ujar Argo.

Saat ini, berkas sedang diteliti kejaksaan. Apabila dinyatakan lengkap atau P21, penyidik segera melakukan pelimpahan tahap dua bersama dengan tersangka dan barang bukti.

"Ya kita tunggu saja ya," pungkas Argo.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan HS berteriak mengancam akan memenggal kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Video tersebut diambil saat aksi di kawasan Bawaslu, Jakarta Pusat.

Buntut ucapannya, HS dilaporkan ke polisi dan ditangkap di wilayah Parung, Kabupaten Bogor, Minggu, 12 Mei 2019 pagi. Pada Selasa, 14 Mei 2019, Hermawan resmi ditahan. Hermawan ditahan untuk 20 hari ke depan. Kemudian, penahanannya telah diperpanjang 40 hari sejak Minggu 2 Juni hingga 11 Juli 2019.

Dengan penangkapan ini, HS terancam dipenjara seumur hidup. Pasalnya, polisi menjerat pria tersebut dengan Pasal 104 KUHP.

"Tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden," kata Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi di Polda Metro Jaya, Senin (13/5). [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Ujaran Kebencian
  2. Jokowi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini