Polisi bekuk pembunuh Anggi yang ditikam di depan istri dan anak
Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pelaku pembunuhan terhadap Anggi yang dibunuh di depan istri dan anak korban. Pelaku atas nama Andan (23) ditangkap pada Sabtu (19/5) kemarin.
"Iya benar. Tim Unit V Resmob Restro Jaksel meringkusnya pada hari Sabtu, tanggal 19 Mei 2018," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar saat dikonfirmasi, Minggu (20/5).
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan polisi menangkap pelaku di Palembang, Sumatera Selatan. "Lokasi penangkapan di Simpang empat Jalan Kolonel Atmo depan Toko Linda Kosmetik," jelasnya.
Sampai saat ini, pelaku masih diperiksa secara intensif karena untuk mencari motif pelaku tega membunuh korban. Saat ditangkap, polisi telah menyita sejumlah barang bukti seperti satu unit telepon genggam juga tas kecil berisi mata kail pancing.
"Pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP," tandasnya.
Seperti diketahui, Seorang pria bernama Anggi tewas diduga ditusuk orang tak dikenal di Jalan Mahakam, tepatnya depan warung Bakso Bujanga, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/5) malam. Sadisnya, korban ditusuk di depan mata anak dan istrinya bernama Nurjanah.
"Korban baru saja menonton acara musik bersama keluarganya di Bulungan. Lalu mampir ke warung bakso itu. Korban sedang duduk-duduk bersama istri dan anak-anaknya serta keluarganya," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Tamuntuan saat dikonfirmasi, Kamis (3/5).
Saat itu, tiba-tiba datang pelaku dan langsung menusuk dari belakang punggung korban dua kali. Usai melakukan aksinya pelaku kabur.
"Usai itu (tusuk korban) pelaku kabur arah Jalan Mahakam," ujar Stefan.
Saat itu pelaku sempat dikejar oleh kakak korban bernama Dedy Rohedi. Namun pelaku melarikan diri.
Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), tapi yang bersangkutan telah dinyatakan meninggal dunia. "Saat ini telah dibentuk tim gabungan dari unit krimum dan unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jaksel, serta unit Reskrim Polsek Kebayoran Baru untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya