Kepolisian Daerah (Polda) Aceh secara aktif mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan masyarakat melalui inisiatif Gerakan Pangan Polri. Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Langkah strategis ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga komoditas.
Pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Polri tersebut secara terpusat dilaksanakan di halaman Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, pada hari Jumat. Acara ini merupakan bagian dari upaya kolektif Polri di seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan pangan bagi warga. Inisiatif serupa juga digelar di berbagai wilayah lain di Aceh.
Seremoni pembukaan pasar murah ini berlangsung secara virtual, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari turut mengikuti kegiatan ini bersama jajaran Polresta dan Polres di wilayah masing-masing. Koordinasi nasional ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga ketahanan pangan.
Advertisement
Advertisement
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa pasar murah ini memungkinkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan ekonomi warga. Masyarakat dapat mengakses komoditas penting tanpa harus khawatir akan lonjakan harga.
Khusus untuk pasar murah yang berlokasi di halaman Masjid Baitusshalihin, Polda Aceh telah menyiapkan lima ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan). Selain itu, 50 liter minyak goreng juga disediakan untuk didistribusikan kepada masyarakat. Target penerima manfaat dari kegiatan ini mencapai 500 orang warga yang membutuhkan.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada satu titik, melainkan juga melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen kepolisian. Sinergi antara Polda Aceh dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Komitmen menjaga stabilitas harga pangan terus diupayakan secara berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Selain pasar murah yang terpusat, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Aceh juga melaksanakan Gerakan Pangan Polri dengan metode penyaluran bergerak. Melalui pendekatan ini, sebanyak 20 ton beras berhasil didistribusikan langsung kepada masyarakat di berbagai lokasi. Strategi penyaluran bergerak ini memastikan bantuan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Tidak hanya Polda Aceh, Polresta dan Polres jajaran di seluruh wilayah Aceh turut berperan aktif dalam program ini. Mereka menyalurkan total 32 ton beras SPHP dan 100 liter minyak goreng. Distribusi ini menjangkau sekitar 3.300 orang penerima manfaat di wilayah hukum masing-masing. Upaya ini menunjukkan koordinasi yang kuat di tingkat daerah.
Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan bahwa pasar murah ini adalah wujud nyata kepedulian Polda Aceh kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergisitas antara Polri dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini esensial dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga bahan pokok di seluruh wilayah Aceh.
Advertisement
Sumber: AntaraNews