PKS: Ridwan Kamil Jangan Cengeng Lempar Tanggung Jawab ke Mahfud MD
Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta keadilan atas hukum yang terjadi dalam kasus kerumunan pentolan FPI Habib Rizieq Syihab. Dia ‘menunjuk hidung’ Menko Polhukam Mahfud MD, yang harusnya ikut bertanggung jawab dalam kasus kerumunan tersebut.
Terkait polemik ini, anggota Komisi II DPR RI Nasir Djamil mengkritik Ridwan Kamil. Nasir menilai, Ridwan Kamil belum siap memikul tanggung jawab.
"Jangan cengeng. Masing-masing sudah punya tanggung jawab sesuai aturan perundangan," kata Nasir kepada wartawan, Kamis (17/12).
"Melemparkan tanggung jawab ke Menko Polhukam soal kerumunan menunjukkan bahwa RK belum siap memikul tanggung jawab," imbuhnya.
Selain itu, Nasir juga mengkritisi hubungan antara pusat dan daerah dari polemik ini. Menurut politikus PKS ini, pusat dan daerah seakan tidak saling koordinasi.
"Melemparkan tanggung jawab ke Menko Polhukam sama saja memperlihatkan bahwa tidak koordinasi antara pusat dan daerah," ucapnya.
Kekesalan Ridwan Kamil
Sebelumnya, Ridwan Kamil selesai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reskrimum Polda Jabar terkait kasus kerumunan Rizieq Syihab di Megamendung, Jawa Barat.
Usai diperiksa, RK menyampaikan bahwa Menko Polhukam juga harus bertanggungjawab atas kasus tersebut.
"Menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud MD, di mana penjemputan HRS ini diizinkan asal tertib dan damai. Jadi, beliau harus bertanggung jawab, tidak hanya kami kepala daerah yang dimintai klarifikasinya," kata Kang Emil.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya