Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Piye kabare, apa benar enak zaman Pak Harto?

Piye kabare, apa benar enak zaman Pak Harto? Soeharto, Iseh Penak Zaman ku To?. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Masyarakat Indonesia masih memuji dan merindukan Pemerintahan Soeharto. Mereka menilai hidup di era orde baru masih lebih sejahtera daripada era reformasi. Munculah slogan dengan gambar Soeharto sedang tersenyum berbunyi Piye kabare, isih penak jamanku tho?

Sosiolog Musni Umar, menilai sikap rakyat kecil itu tidak salah. Sebab, di masa itu masyarakat gampang untuk membeli kebutuhan pokok.

"Itu sebenarnya sangat normal, rakyat kita masih sehat masih rasional. Dulu di masa Soeharto apa-apa murah, setelah reformasi sembako mahal, yang paling menderita rakyat karena tidak punya penghasilan tetap. Sebenarnya kerinduan rakyat ke Soeharto itu karena sembako itu," kata Musni Umar kepada merdeka.com, Rabu (21/5).

Menurutnya, setelah reformasi ekonomi Indonesia diserahkan kepada mekanisme pasar. Alhasil, pengusaha yang memiliki modal besar yang menguasai perekonomian.

"Ekonomi tadinya dikuasai negara sekarang diserahkan mekanisme pasar, siapa yang mengendalikan pengusaha besar. Inilah yang membuat keadaan makin parah, rakyat banyak mengeluh BBM naik yang mengakibatkan harga kebutuhan ikut melonjak naik," terang dia.

Akibatnya, kata dia, harga kebutuhan pokok tak mampu dikontrol oleh negara. Rakyat kecil bakal menjerit dan merindukan masa orde baru yang murah sandang dan pangan.

"Harga sembako liar harganya, maka yang jatuh korban rakyat, rakyat rindu Soeharto karena masih butuh proteksi pemerintah. Padahal pemerintah tidak punya kaki tangan untuk mengendalikan," ujar dia. (mdk/efd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP