Pidato Prabowo di PBB Bikin RI Kian Diperhitungkan dalam Upaya Solusi Damai Palestina

Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo kian diperhitungkan dalam peta diplomasi global

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Pidato Prabowo di PBB Bikin RI Kian Diperhitungkan dalam Upaya Solusi Damai Palestina
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Prabowo PBB di Sidang Umum PBB ke-80, menegaskan komitmen Indonesia pada perdamaian global dan solusi dua negara untuk Palestina. (Merdeka.com)

Foto Presiden Prabowo Subianto di papan reklame atau billboard di Tel Aviv, Israel, menarik perhatian luas dari berbagai kalangan.

Prabowo sejajar dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta pemimpin dunia lainnya.

Pengamat Hubungan Internasional Robi Sugara menilai pencatutan ini bukan sekadar visual belaka, melainkan simbol yang sarat makna.

Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo kian diperhitungkan dalam peta diplomasi global, khususnya terkait isu Palestina dan solusi dua negara.

Robi mengatakan hal ini tidak lepas dari pidato Prabowo dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 23 September lalu. Pidato tersebut memberikan pesan kuat kepada Amerika terhadap posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi muslim terbesar dunia.

"Ini berarti Prabowo masuk dalam tim untuk mengatur masa depan di Palestina," ujar Robi Sugara di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Kepala Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini mengatakan, Indonesia sebagai negara yang menganut politik bebas aktif telah mengambil posisi sejalan dengan mayoritas global, yakni mendukung solusi dua negara.

"Ini yang saya kira akan menjadi kontroversi dan menghadapi tantangan dari masyarakat muslim di internal Indonesia sendiri," tambahnya.

Menurut Direktur Indonesian Muslim Crisis Center (IMCC) ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka blokade Gaza untuk misi kemanusiaan. Kapal maupun transportasi yang mengirim misi kemanusiaan ke Gaza harus diizinkan masuk.

Selanjutnya, Robi menambahkan, mendesak untuk gencatan senjata permanen dan memberikan hak-hak warga Palestina yang telah dirampas. Menurutnya, tanpa gencatan senjata dan keadilan, pembicaraan damai hanyalah isapan jempol.

"Setelah gencatan senjata saya kira harus segera dibuatkan pasukan penjaga perdamaian (peacemaking) untuk menjaga stabilitas dan keamanan kemerdekaan Palestina," tandasnya.

Rekomendasi