Petugas Berhasil Padamkan Kebakaran Gudang Farmasi RSUD Ponorogo, Pelayanan Tetap Aman

Tim gabungan berhasil memadamkan Kebakaran Gudang Farmasi RSUD Ponorogo yang dipicu korsleting listrik, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal dan pasien aman.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Petugas Berhasil Padamkan Kebakaran Gudang Farmasi RSUD Ponorogo, Pelayanan Tetap Aman
Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo berhasil dipadamkan setelah dua jam penanganan intensif, dipicu korsleting listrik namun pelayanan rumah sakit dipastikan aman. (AntaraNews)

Kebakaran melanda gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo pada Minggu (04/1), memicu respons cepat dari tim gabungan pemadam kebakaran. Insiden ini terjadi di lantai dua gudang yang berlokasi di belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam untuk mengendalikan api.

Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.15 WIB, segera diikuti pengerahan empat unit mobil pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Ponorogo. Dukungan suplai air juga diberikan oleh dua unit mobil tangki dari BPBD setempat. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa karena gudang dalam kondisi tidak beroperasi saat hari libur.

Meskipun asap tebal sempat menjadi kendala utama, petugas berhasil mengatasi situasi dan mencegah api meluas ke area lain. Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, Made Jaren, memastikan bahwa kebakaran ini tidak mengganggu pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien rawat inap.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, menjelaskan bahwa timnya menerima laporan kebakaran pada pukul 16.15 WIB. Mereka segera menerjunkan kekuatan penuh, termasuk empat unit mobil pemadam kebakaran, didukung dua unit mobil tangki air dari BPBD untuk memastikan pasokan air yang cukup.

Lokasi kebakaran berada di lantai dua gudang farmasi, tepatnya di belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Harjono Ponorogo. Proses pemadaman menghadapi tantangan serius akibat asap tebal yang dihasilkan dari material mudah terbakar di dalam gudang. Petugas harus berjuang dalam kondisi jarak pandang yang terbatas.

Gudang tersebut diketahui menyimpan berbagai material yang sangat mudah terbakar, seperti dokumen, obat-obatan, dan cairan alkohol. Asap pekat sisa pembakaran menjadi penghalang signifikan bagi petugas dalam upaya memadamkan api. Setelah api berhasil dikuasai, petugas tetap melanjutkan pembasahan untuk mencegah munculnya kembali titik api dan memastikan area benar-benar aman.

Dugaan sementara penyebab kebakaran gudang farmasi ini adalah korsleting listrik yang terjadi di lantai dua. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, Made Jaren, menegaskan bahwa kebakaran tidak memengaruhi operasional pelayanan kesehatan rumah sakit. Gedung yang terbakar terpisah dari ruang perawatan pasien, sehingga pasien rawat inap tetap dalam kondisi aman dan tidak terdampak.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, akses menuju IGD sempat ditutup sementara guna mencegah asap masuk ke area vital tersebut. Made Jaren memastikan bahwa tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, mengingat gudang farmasi sedang tidak beroperasi karena hari libur saat kebakaran terjadi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi