Perpisahan dengan prajurit Kostrad, Jenderal Gatot ingatkan TNI tak bisa dibeli

Kamis, 7 Desember 2017 19:09 Reporter : Nur Fauziah
Jenderal Gatot dan prajurit Kostrad. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebelum pensiun dari dunia militer, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melakukan safari ke satuan komando. Jenderal Gatot berpesan agar prajurit TNI tetap netral. Pesan itu disampaikan Gatot di hadapan ribuan prajurit di Markas Divisi 1 Infanteri Kostrad Cilodong, Depok pagi tadi.

Gatot menyampaikan bahwa prajurit TNI harus tetap berdiri netral di tengah panasnya situasi politik tanah air. Gatot membakar semangat prajurit Kostrad agar tidak tergoda situasi politik.

"Banyak yang ingin berusaha mendekati kalian apalagi kalian (Prajurit Kostrad) satuan terbesar dan terkuat. Kalau perlu mereka membeli kalian. Tapi mereka tidak tahu kalau prajurit Kostrad bertugas dan berjuang bukan karena uang, bukan karena materi, tetapi karena keyakinan bahwa kau adalah patriot bangsa yang rela berjuang berkorban nyawa hanya untuk tetap tegaknya keutuhan NKRI," katanya, Kamis (7/12).

Gatot juga mengingatkan, tantangan terberat sebagai prajurit TNI bukanlah di medan peperangan. Tetapi ketika menjaga kepercayaan masyarakat di tengah situasi politik yang memanas jelang pemilu.

"Tahun depan adalah tahun politik. Di situlah tantangan terberat kalian. Kalau kamu menghadapi musuh, menghadapi medan pertempuran saya yakin di hati kalian seperti rekreasi, seperti berwisata, kalian berebut untuk tugas operasi dan pasti kalian bisa mengatasinya itu memang tugas prajurit Kostrad," ucapnya.

Gatot meminta prajuritnya mengamati atasan dan harus berani bersikap jika terjadi penyimpangan yang dilakukan pimpinan.

"Siapapun yang memimpin kalian, amati dia. Kalau sudah kelihatan akan menjual Kostrad, bersikaplah kalian. Tidak boleh TNI kemana-mana. TNI harus netral. Biarkan yang lainnya bisa dibeli, TNI tidak bisa dibeli," tegasnya.

Dia juga sempat mengutarakan permohonan maaf atas segala khilaf selama memimpin TNI di hadapan ribuan prajurit Kostrad. Sebagai manusia kata Gatot dirinya mohon maaf apabila ada salah dan khilaf.

"Namun yakinlah, semua itu saya lakukan karena rasa cinta saya pada TNI pada bangsa yang besar ini. Saya yakin sampai kapanpun kalian (Prajurit Kostrad) akan jadi prajurit yang tidak hanya hebat tapi juga setia menjaga kehormatan dan harga diri TNI dan bangsa ini," tutupnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Panglima TNI Gatot
  2. KOSTRAD
  3. Depok
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.