Perjuangan si cantik Candy untuk menemukan pangeran pujaan
Merdeka.com - Biar saja biar.
Wajahku begini.
Tak peduli oh tak.
Oh tak perlu ku tangisi.
Akulah anak nakal anak nakal.
Berlari-lari sana sini.
Karna aku, sebab aku.
Memang aku Candy.
Bagi orang yang besar di tahun 90 awal, mungkin akrab dengan penggalan lirik lagu di atas. Lirik tersebut merupakan lagu pembuka serial animasi 'Candy-Candy' yang tayang setiap Minggu pagi pukul 08.30 WIB di RCTI sejak tahun 1994 hingga 1995.
Serial animasi ini bercerita tentang Candy, anak yatim-piatu yang tinggal di panti asuhan di Amerika. Ia kemudian diadopsi dan merasakan berbagai pengalaman hidup.
Candy adalah gadis kecil berumur enam tahun, yang tinggal di panti asuhan pimpinan Ibu Pony dan Suster Lane di dekat Danau Michigan. Candy ditemukan oleh mereka ketika masih bayi, bersamaan dengan saat ditemukannya Annie -sahabat Candy- pada suatu hari di musim dingin ketika turun salju.
Candy sering bertindak ceroboh dan tidak segan menghukum teman-temannya yang nakal. Terutama mereka yang menyakiti Annie. Dia dan Annie memiliki binatang rakun, yang bernama Kurin, yang seterusnya menemani Candy.
Suatu hari Annie diadopsi oleh keluarga kaya, Brightons. Ini terjadi setelah Candy menolak diadopsi oleh keluarga Brighton, karena dia tidak ingin berpisah dengan Annie. Setelah diadopsi, Annie diharuskan oleh ibu angkatnya untuk melupakan Candy dan masa lalunya. Dia tidak boleh menyurati Candy lagi, untuk menghindari kemungkinan terbongkarnya identitas Annie yang sebetulnya hanya anak adopsi.
Karena sedih menerima surat terakhir dari Annie, Candy pergi ke tempat favoritnya, Bukit Pony, untuk menangis. Ketika di sana, dia dikejutkan oleh sapaan seorang pemuda remaja, yang berkata, "Gadis kecil, kamu lebih manis kalau tersenyum daripada kalau kamu menangis". (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya