Perjuangan Ibu Hamil di Banten Tempuh 4 km Demi si Buah Hati, Pergi Jalan Kaki Pulang Ditandu karena Jalan Rusak

Peristiwa itu terjadi di Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Perjuangan Ibu Hamil di Banten Tempuh 4 km Demi si Buah Hati, Pergi Jalan Kaki Pulang Ditandu karena Jalan Rusak
Perjuangan Ibu Hamil di Banten Tempuh 4 km Demi si Buah Hati, Pergi Jalan Kaki Pulang Ditandu karena Jalan Rusak (Merdeka.com)

Viral sebuah video merekam seorang ibu tampak baru keluar dari pos kesehatan desa atau pokesdes sambil ditandu. Disebut-sebut, peristiwa itu terjadi di Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Belakangan diketahui, ibu ditandu itu adalah Jani yang baru saja melahirkan. Dia akan pulang ke rumah, namun karena jalanan rusak sehingga kendaraan tidak bisa melintas terpaksa ditandu.

Dia ditandu dua orang warga dan sejumlah orang membantu penerangan dengan menggunakan obor dan senter pada Kamis (15/5) pekan lalu.

ibu hamil di pandeglang
ibu hamil di pandeglang merdeka

Diterangi Pakai Obor

Hari itu, Jani ternyata baru saja melahirkan anak ketiganya. Sebelumnya, dia juga terpaksa jalan kaki saat mendatangi poskesdes untuk melakukan persalinan.

Kepala Desa Leuwi Balang, Sarnata, saat dikonfirmasi membenarkan rekaman dalam video itu terjadi di desanya dan dikarenakan jalan rusak.

"Iya itu warga kampung Ciluluk, ke Leuwi Balang jauh ke Cikeusik jauh, dan akses jalan enggak ada," ujarnya saat dihubungi melalui Senin (19/5).

Sarnata mengungkapkan, bila ditandu warga dapat menempuh kurang lebih 4 kilo.

"Kurang lebih empat km ditandu. Jalan tanah kalau kemarau bisa, kalau musim panas mobil bisa, kalau musim hujan enggak bisa, Jalannya tanah memang," katanya.

ibu hamil di pandeglang
ibu hamil di pandeglang merdeka

Warga Tak Punya Pilihan Selain Ditandu

Sarnata mengungkapkan, kejadian itu bukan hal baru buat masyarakat setempat. Setiap ada yang sakit dan kebetulan musim hujan, maka satu-satunya cara membawa mereka berobat dengan ditandu.

"Kalau parah ditandu jalan satu-satunya," Katanya.

Sarnata berharap ada bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Karena jalan di daerah cukup menghawatirkan terlebih di musim hujan.

"Mudahan ada hikmahnya ini semua. Mudah mudahan ada peluang bantu jalan disana yah. Mau dari provinsi mau darimana," Katanya.

Rekomendasi