Penyelundupan 50 kilogram Sabu Sindikat Malaysia Digagalkan
Merdeka.com - Tim Berantas Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai Dumai menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 50 kilogram dari Malaysia. Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Sabtu (13/6) kemarin.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, dalam pengungkapan kasus ini sebanyak empat orang berhasil diamankan. Yakni MR, AS, RS dan Y. Keempat orang itu diamankan di lokasi yang berbeda di Bagansiapiapi dan di Dumai, Riau.
Awalnya diterima informasi dari masyarakat dan penyelidikan tim Berantas BNN. Diduga terjadi penyelundupan narkoba jenis sabu melalui Bagansiapiapi dan Dumai Provinsi Riau.
"Selanjutnya tim gabungan BNN RI telah menangkap 2 orang yang diduga pelaku pada Sabtu, 13 Juni 2020, pukul 11.00 Wib," kata Arman dalam keterangannya, Minggu (14/6).
Jenderal bintang dua ini menjelaskan, narkoba diselundupkan dari Malaysia ke Bagansiapapi dengan menggunakan Kapal Nelayan. Narkoba tersebut diterima di tengah laut dari sindikat Malaysia.
"Kemudian dibawa dan disimpan di sebuah gudang sebelum didistribusikan kepada pemesan untuk diedarkan di daerah Pekanbaru," jelasnya.
Pada saat barang haram itu akan dikirim sesuai pesanan, tepatnya di Jalan Raya depan sebuah Hotel, dua orang pelaku disergap oleh anggota BNN.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan didalam mobil ditemukan 2 karung plastik berisi 20 bungkus narkoba jenis sabu kemasan berwarna kuning keemasan (gold)," ujarnya.
Masih di hari yang sama, sekitar pukul 14.00 Wib. Tim gabungan kembali mengamankan sabu seberat 30 kilogram di Perairan Tanjung Leban, Dumai, Riau, serta dua orang pelaku lainnya.
"Total barang bukti yang sudah disita kl 50 kilogram dengan tersangka 4 orang," sebutnya.
Saat ini, tim gabungan BNN dengan Bea Cukai masih melakukan pengembangan untuk menemukan barang bukti dan tersangka yang lainnya.
"Untuk barang bukti 50 bungkus narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram, satu unit mobil Feroza Daihatsu warna hitam dengan nomor polisi BM 1604 LT dan satu unit kapal nelayan penangkap ikan serta peralatan-peralatan melaut," tutupnya.
(mdk/noe)
Anak Jenderal Polri Tugas Bareng Sang Ayah di Bareskrim Usai jadi Perwira, ini Sosoknya Gagah & Tampan
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Tampaknya kiasan tersebut dirasakan oleh Jenderal Polri satu ini.
Baca Selengkapnya
6 Titik Yang Bikin Pria Klepek-klepek di Ranjang, Sudah Pernah Coba?
Enam titik yang bakal bikin pria klepek-klepek dan bikin suasana ranjang panas
Baca Selengkapnya
Idealnya, Kucing Harus Buang Air Besar Berapa Kali Sehari?
Kucing dewasa biasanya buang air besar sekali sampai tiga kali sehari.
Baca Selengkapnya
Jawaban Prajurit ini Bikin Jenderal TNI Garuk Kepala, Antara Jujur Atau Polos
Mayjen TNI Imam Santoso dibuat ngakak oleh prajuritnya yang polos saat diwawancarai olehnya. Sang jenderal bintang dua itu sampai garuk kepala dibuatnya.
Baca Selengkapnya
Prilly Latuconsina Dipanggil 'Sayang' sama Siwon, Netizen Heboh Langsung Pada Nangis
Prilly begitu bahagia karena mendapat kesempatan bertemu dengan pentolan grup Super Junior, Siwon.
Baca Selengkapnya
Polisi Buru Pencuri yang Todongkan Pistol ke Satpam SD di Cengkareng
Pencurian sepeda motor di sekolah dasar (SD) di Cengkareng viral di media sosial. Dalam peristiwa itu, pelaku sempat menodongkan senjata api kepada satpam.
Baca Selengkapnya
FOTO: Dihuni 11,24 Juta Jiwa Penduduk, Jakarta Jadi Kota Terpadat ke-28 di Dunia
Berdasarkan data dari World Population Review, jumlah penduduk DKI Jakarta sudah mencapai 11,248,839 jiwa.
Baca Selengkapnya
Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,95 Persen, Didorong Ekspor dan Konsumsi Rumah Tangga
Ekonomi Jakarta tumbuh 4,95 persen pada kuartal I-2023, didorong peningkatan investasi, konsumsi rumah tangga, hingga ekspor.
Baca Selengkapnya
Bali Tower Bantah Lalai, Sebut Insiden Sultan Terjerat Kabel karena Kecelakaan Tunggal
Pemuda tersebut terjerat kabel hingga mengalami cedera.
Baca Selengkapnya
Momen Sammy Bernostalgia Bersama Kerispatih Dalam Konser KLY GEN-P
Konser yang digelar di Bengkel Space berlangsung meriah.
Baca Selengkapnya
FOTO: Serunya Ekowisata Mangrove di Pantai Indah Kapuk, Pengunjung Bisa Memancing, Menanam Pohon hingga Berinteraksi dengan Hewan Endemik
Kawasan Ekowisata Mangrove PIK memiliki luas 95,50 hektare. Tempatnya menarik dan patut untuk dikunjungi.
Baca Selengkapnya
FOTO: Tuntut Segera Diizinkan Beroperasi, Sopir Angkot KWK Geruduk Balai Kota Jakarta
Dalam demo tersebut belasan angkot berwarna merah khas KWK tampak diparkir berjajar di depan kantor Gubernur DKI.
Baca Selengkapnya