Penyebab Bupati Trenggalek Gus Ipin Pakai Tongkat Saat Hadiri Pelantikan Kepala Daerah di Istana

Gus Ipin tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2) pagi.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Penyebab Bupati Trenggalek Gus Ipin Pakai Tongkat Saat Hadiri Pelantikan Kepala Daerah di Istana
Momen Bupati Trenggalek Gus Ipin Hadiri Pelantikan di Istana Pakai Tongkat (Merdeka.com/Alma Fikhasari)

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin alias Gus Ipin tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2) pagi. Terlihat Gus Ipin masih menggunakan tongkat kruk.

"Ada sport injury, angkle ligamennya putus," kata Gus Ipin, saat diwawancarai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, alasan dirinya tetap hadir dalam pelantikan meski dalam keadaan kurang fit, lantaran momentum ini bersejarah.

Sebab, pelantikan serentak bersama presiden baru kali ini digelar di pemerintahan Prabowo Subianto.

"Acara ini kan bersejarah ya, sejak kita merdeka baru dilantik serentak di Istana Presiden," ujar dia.

Kaki Sempat Bengkak Usai Ikut Gladi Kotor

Gus Ipin menyebut, dirinya sudah mengikuti gladi kotor. Namun, karena kondisi kakinya memburuk akhirnya dia meminum obat pereda nyeri agar saat pelantikan kuat untuk berdiri.

"Kan kemarin sudah gladi dua hari. Malah yang gladi pertama kita ikut jalan cuma malamnya kaki saya bengkak, persiapannya cuma minum pain killer sama anti inflamasi biar kuat berdiri. Kita berdiri aja," imbuh Gus Ipin.

961 Kepala Daerah Dilantik

Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota dilantik dalam satu rangkaian prosesi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Upacara pelantikan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto yang akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.

Pelantikan kepala daerah secara serentak disebut menjadi momen bersejarah yang menandai komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik.

Setelah dilantik, para kepala daerah akan menjalani retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, selama 21-28 Februari 2025.

Rekomendasi