Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) di Kalimantan Tengah telah menyalurkan bantuan benih ikan patin kepada sejumlah kelompok pembudi daya ikan (pokdakan). Total 12.400 ekor bibit patin serta 930 kilogram pakan ikan telah didistribusikan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung sektor perikanan lokal.
Bantuan tersebut secara spesifik diberikan kepada dua pokdakan yang berlokasi di Kabupaten Gumas. Kepala Bidang Produksi DPKP Gumas, Pieth Haryono, menyampaikan informasi ini pada Sabtu, 29 November, dari Kuala Kurun. Penyaluran ini diharapkan mampu memberikan dorongan signifikan bagi para pembudi daya ikan.
Langkah strategis DPKP Gumas ini bertujuan untuk memacu semangat para pembudi daya ikan di wilayah tersebut. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil ikan secara keseluruhan di daerah Gunung Mas. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Advertisement
Advertisement
Detail Penyaluran dan Penerima Manfaat Bantuan Benih Ikan Gumas
Penyaluran bantuan benih ikan Gumas ini menyasar dua kelompok utama. Pokdakan Hantatiring dari Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa, menerima 6.000 ekor benih patin. Sementara itu, Pokdakan Anugrah dari Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, mendapatkan 6.400 ekor benih patin. Selain benih, kedua pokdakan juga memperoleh total 930 kilogram pakan ikan, yang terdiri dari pakan benih dan pakan lanjutan.
Sumber pengadaan bantuan benih ikan dan pakan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gumas tahun anggaran 2025. Proses penyaluran didasarkan pada proposal yang diajukan oleh masing-masing pokdakan. Ini menunjukkan adanya mekanisme pengajuan yang terstruktur untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.
Pieth Haryono menjelaskan bahwa sebenarnya ada lima pokdakan yang mengajukan proposal usulan bantuan. Namun, karena kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat pada tahun 2025, DPKP Gumas hanya dapat memenuhi proposal dari tiga pokdakan pada awalnya. Seiring berjalannya waktu, pada pertengahan tahun anggaran 2025, anggaran yang tersedia hanya cukup untuk memenuhi permintaan dari dua pokdakan, yaitu Hantatiring dan Anugrah.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pembinaan dan Dampak Bantuan Stimulan
Meskipun ada keterbatasan anggaran, DPKP Gumas berkomitmen penuh untuk tetap memberikan perhatian serius. Pihaknya akan melakukan pembinaan intensif terhadap pokdakan lain yang tidak mendapat bantuan benih dan pakan ikan pada tahun 2025. Hal ini menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada penyaluran fisik, tetapi juga mencakup pendampingan.
Pihak DPKP Gumas menunjukkan perhatian serius terhadap pembudi daya ikan dengan menyalurkan bantuan benih dan pakan ikan secara berkelanjutan. Bantuan serupa telah disalurkan kepada sejumlah pokdakan sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2023, DPKP Gumas menyalurkan bantuan kepada 12 pokdakan, dan pada tahun 2024, bantuan serupa diberikan kepada delapan pokdakan.
Pieth Haryono menegaskan bahwa "Bantuan yang diberikan kepada pokdakan sifatnya stimulan." Ia menambahkan, "Kami harap bantuan memacu pembudi daya, sekaligus meningkatkan produktivitas hasil ikan di daerah kita." Pernyataan ini menggarisbawahi tujuan utama dari program bantuan, yaitu sebagai pemicu semangat dan peningkatan produksi perikanan lokal di Kabupaten Gunung Mas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews