Penulis Disertasi Soal Hubungan Seks di Luar Nikah Ngaku Diteror

Rabu, 4 September 2019 17:30 Reporter : Arie Sunaryo
Penulis Disertasi Soal Hubungan Seks di Luar Nikah Ngaku Diteror Penulis disertasi kontroversial UIN Yogyakarta. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Penulis disertasi 'Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital' yang sempat menjadi viral, Abdul Aziz mengaku mendapatkan teror di media sosial.

Tindakan warganet tersebut diakuinya sudah berlebihan. Karena bukan hanya dirinya yang diserang, namun juga keluarganya. Untuk itu, dia berniat untuk melaporkannya ke kepolisian.

"Teror yang menimpa saya ini sudah keterlaluan, karena keluarga saya juga ikut diserang. Saya akan melaporkan ke kepolisian," ujar Abdul kepada wartawan di gedung Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Rabu (4/9).

Beberapa serangan teror tersebut, menurutnya, dilakukan oleh orang yang tak bertanggungjawab di akun Facebook milik istrinya. Demikian juga, media sosial anaknya juga tak luput dari serangan akun-akun yang tidak dikenal. Serangan tersebut dinilainya sangat merugikan dan menyudutkan. Bahkan anaknya sampai menangis.

"Ada yang membuat meme foto saya dengan tambahan tulisan 'duta mesum'. Ada juga yang bilang saya murtad dari Islam. Anak saya sampai menangis membacanya," katanya.

Abdul menilai, komentar-komentar miring tersebut sudah di luar konteks. Apalagi ia merasa hanya menyusun produk akademis yang berdasarkan kajian mendalam.

Sebelumnya, penulis disertasi 'Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital' yang sempat menjadi viral, Abdul Aziz angkat bicara. Abdul Aziz yang baru saja melakoni sidang terbuka program doktoral di UIN Sunan Kalijaga ini meminta disertasinya menjadi kontroversial.

Permintaan maaf Abdul Aziz ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Aula Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Selasa (3/9). Selain meminta maaf, Abdul Aziz juga akan mengubah isi disertasi.

Abdul Aziz menerangkan jika perubahan disertasi ini merupakan saran dari para promotornya. Sebagai seorang mahasiswa program doktoral, sambung Abdul Aziz, dia telah berdialektika dengan para promotornya terkait disertasi yang dibuat.

Dari dialektika itu, lanjut Abdul Aziz, dirinya pun menyetujui saran promotor untuk mengubah disertasi yang dibuatnya. 'Problematika Konsep Milk al-Yamin Dalam Pemikiran Muhammad Syahrur'.

Selain mengubah judul, Abdul Aziz menyebut ada beberapa bagian di isi yang akan ikut direvisi pula. Di antaranya adalah bagian yang menimbulkan kontroversial.

"Saya memohon maaf kepada umat Islam atas kontroversi yang muncul karena disertasi saya ini. Saya juga menyampaikan terima kasih atas saran, respons dan kritikan terhadap disertasi ini dan terhadap keadaan yang diakibatkan oleh kehadiran dan diskusi yang menyertainya," urai Abdul Aziz. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini