Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjual Detonator Diringkus, 2,4 Ton Bahan Bom Ditemukan dalam Bunker di NTT

Penjual Detonator Diringkus, 2,4 Ton Bahan Bom Ditemukan dalam Bunker di NTT Pupuk yang diduga akan dijadikan bahan bom ikan. ©2023 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Direktorat Polairud Polda NTT menemukan bunker di Pulau Pemana Besar, Kabupaten Sikka. Bunker itu berisi pupuk yang akan digunakan sebagai bahan utama perakitan bom ikan.

Ditpolairud Polda NTT Kombes Pol Nyoman Budiarja menjelaskan, bunker berisi pupuk sebanyak 2.489 kilogram itu terungkap setelah polisi menangkap seorang penjual detonator bagi nelayan di Pulau Adonara, Flores Timur.

"Sebanyak 2.489 kilogram itu terungkap setelah anggota menangkap seorang penjual bahan peledak bagi nelayan di Pulau Adonara," jelasnya, Senin (3/6).

Menurut Nyoman Budiarja, selain pupuk yang diisi dalam 101 karung, pihaknya juga mengamankan satu unit kapal yang diduga digunakan para terduga pelaku sebagai pengangkut bahan peledak untuk dijual ke sejumlah daerah di NTT, NTB dan Sulawesi Selatan.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari jual beli detonator dan dua kilogram pupuk. Penjual berinisial M ditangkap di pantai Palo Larantuka saat akan berangkat menjual detonator ke Adonara," katanya.

Dari penangkapan itu, pihaknya melakukan pengembangan dan terungkaplah 101 karung yang berisikan 2.489 kilogram bahan pupuk dalam dua bunker di Pulau Pemana Besar.

"Saat ini kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap satu orang terduga pelaku pemilik bahan utama bahan peledak berinisial IS. Sedangkan pelaku penjual bahan peledak berinisial M terancam 6 tahun penjara," tutup Nyoman Budiarja.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP