Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, melaporkan adanya peningkatan arus balik Lebaran yang signifikan. Peningkatan ini terjadi pada H+7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya pada Sabtu, 28 Maret, menunjukkan puncak mobilitas pemudik.
Volume kendaraan di wilayah hukum Polres Padang Panjang, Sumatera Barat, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan hari sebelumnya. Kepadatan ini didominasi oleh mobilitas pemudik dari arah Kota Padang menuju Kota Bukittinggi maupun sebaliknya, yang menjadi rute favorit.
Meskipun terjadi perlambatan lalu lintas yang cukup terasa di beberapa titik, beruntungnya tidak ada insiden kecelakaan yang tercatat di jalur padat tersebut. Polisi telah menyiagakan personel untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan pemudik yang kembali ke perantauan.
Advertisement
Advertisement
AKP Pifzen Finot menjelaskan bahwa peningkatan arus balik Lebaran ini mencapai 20 persen pada H+7 Lebaran. Peningkatan tersebut terlihat jelas pada mobilitas kendaraan roda dua maupun roda empat yang memenuhi jalanan.
Kendaraan pemudik lebih dominan bergerak dari arah Kota Padang menuju Kota Bukittinggi, menunjukkan preferensi rute tertentu. Namun, arus sebaliknya juga menunjukkan peningkatan volume yang cukup berarti, menciptakan kepadatan di kedua arah.
Kepadatan tertinggi terpantau di jalur dari persimpangan MTsN Ganting hingga ke arah Kota Bukittinggi. Area ini menjadi titik fokus pengawasan lalu lintas oleh petugas kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan parah.
Advertisement
Advertisement
Meskipun tidak ada kecelakaan, laju kendaraan di beberapa titik mengalami perlambatan signifikan. Kecepatan rata-rata kendaraan hanya berkisar 20 hingga 30 kilometer per jam di area tersebut, jauh di bawah batas normal.
Selain volume kendaraan yang melonjak drastis, keberadaan bus-bus pariwisata juga menjadi penyebab utama perlambatan. Bus-bus besar ini kerap kesulitan menaiki tanjakan di sekitar daerah Koto Baru, memperlambat laju kendaraan di belakangnya.
Kondisi bus pariwisata yang bergerak lambat menyebabkan antrean panjang kendaraan di belakangnya. Hal ini secara langsung berkontribusi pada kemacetan dan perlambatan arus lalu lintas, membutuhkan kesabaran dari para pengendara.
Advertisement
Advertisement
Menanggapi peningkatan arus balik Lebaran yang terjadi, Polres Padang Panjang telah menyiagakan sekitar 30 personel. Para petugas ini bertugas mengamankan dan mengatur lalu lintas secara intensif di berbagai titik.
Personel kepolisian ditempatkan di beberapa titik rawan kepadatan untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus. Lokasi penempatan meliputi persimpangan MTsN Ganting dan kawasan Jalan Lembah Anai yang dikenal padat.
Penyiagaan personel ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik dan mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan. Kehadiran polisi diharapkan dapat membantu mengelola volume kendaraan yang tinggi dan menjaga ketertiban.
Advertisement
Sumber: AntaraNews