Tangerang, Banten – Area Terminal 3 VVIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, kini dalam pengamanan ketat. Pengetatan ini dilakukan menjelang kedatangan tiga jenazah prajurit TNI dari Pasukan Sementara PBB (UNIFIL) yang gugur di Lebanon Selatan. Aparat keamanan setempat, termasuk TNI, Polri, dan Avsec bandara, telah melakukan sterilisasi menyeluruh di area luar gedung VIP untuk memastikan kelancaran proses penyambutan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu sore, sejumlah kendaraan pengawalan juga telah disiagakan. Petugas terus melakukan evaluasi kegiatan pengamanan agar penyambutan jenazah TNI berjalan lancar dan khidmat. Kedatangan ini menjadi momen haru bagi bangsa Indonesia untuk menghormati para pahlawan yang telah berjuang di medan tugas internasional.
Tiga prajurit TNI tersebut gugur akibat tembakan artileri di Lebanon Selatan. Proses pemulangan jenazah telah melalui perjalanan panjang dari Istanbul, Turki, menggunakan penerbangan Turkish Airlines. Setibanya di Tanah Air, jenazah akan disambut dengan upacara militer sebelum diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma dan kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Advertisement
Advertisement
Pihak kepolisian dan militer mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan area Bandara Soetta. Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana menyatakan bahwa sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan kedatangan tiga jenazah prajurit TNI tersebut. Personel ini terdiri dari anggota Polri, Avsec, dan satuan TNI setempat, yang berfokus pada titik jalur perlintasan rombongan jenazah prajurit PBB dari kontingen Indonesia.
Alur pengamanan difokuskan mulai dari titik awal kedatangan, jalur lalu lintas menuju Terminal 3 Bandara Soetta, hingga lokasi upacara penghormatan di Terminal VVIP. Kombes Pol Wisnu Wardana juga menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bandara Soekarno-Hatta terpantau aman dan kondusif. Hal ini menunjukkan kesiapan aparat dalam menyambut kedatangan para pahlawan bangsa dengan penghormatan tertinggi.
Advertisement
Rencana waktu ketibaan jenazah Satgas Yonmek XXIII-S UNIFIL Lebanon di Jakarta diagendakan pada pukul 17.35 WIB. Setelah mendarat di Bandara Soetta, akan dilanjutkan dengan processing cargo pada pukul 18.30 WIB untuk pergantian peti jenazah. Proses ini merupakan bagian penting dari persiapan upacara militer yang akan dilaksanakan.
Selanjutnya, pada pukul 19.15 WIB, jenazah akan menuju tempat persemayaman di VIP room Bandara Soetta. Puncak acara penyambutan adalah pelaksanaan upacara persemayaman dan pelepasan jenazah yang diagendakan pada pukul 20.30 WIB di apron VIP room Bandara. Upacara ini akan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat, sebagai bentuk penghormatan terakhir dari negara.
Advertisement
Tiga prajurit TNI yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon. Mereka gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3). Insiden ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, institusi TNI, dan seluruh rakyat Indonesia.
Sebelum dipulangkan ke Tanah Air, upacara penghormatan terakhir untuk ketiga prajurit tersebut telah dilaksanakan pada Kamis (2/4) di Hanggar Lebanese Air Force Beirut. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of Mission UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Acara memorial ini juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan (Athan) RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.
Sumber: AntaraNews
Advertisement