Pengakuan Siswi di Barak Militer bikin Dedi Mulyadi Syok: Sering Tenggak Miras karena Ortu Sering Berantem

Murid bermasalah digembleng lingkungan Provinsi Jawa Barat digembleng di sejumlah rindam milik Kodam Siliwangi.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Pengakuan Siswi di Barak Militer bikin Dedi Mulyadi Syok: Sering Tenggak Miras karena Ortu Sering Berantem
Pengakuan Siswi di Barak Militer bikin Dedi Mulyadi Syok: Sering Tenggak Miras karena Ortu Sering Berantem (Merdeka.com)

Murid bermasalah digembleng lingkungan Provinsi Jawa Barat digembleng di sejumlah rindam milik Kodam Siliwangi. Salah satunya di Rindam III/Siliwangi.

Dedi Mulyadi meninjau anak-anak yang menjalani pembinaan di barak militer. Dia juga sempat bertanya apa yang dirasakan para siswa siswi setelah beberapa malam ada di rindam.

"Kemarin waktu saya tanya susah tidur di Rindam? Sekarang sudah mulai tidur?" tanya Dedi dikutip dari akun Instagram miliknya, Selasa (6/5).

"Belum?" jawab siswa itu dingkat.

"Tidurnya masih jam berapa setelah 2 hari," tanya Dedi lagi.

"Jam 9," katanya.

"Udah bisa tidur kalau jam 9, biasa tidur jam 12 di rumah," sambung Dedi.

"Lalu biasa bangun di rumah jam berapa, jam 6? tanya Dedi lagi.

"Di sini, jam 3," kata siswa itu.

Kemudian Dedi mendekati seorang siswi mengenakan kerudung. Dedi menanyakan masalah apa yang siswi tersebut harus dibina di barak TNI.

"Kalau Neng masalahnya apa?" katanya.

"Saya minuman keras," ujarnya.

"Diajak sama siapa?" sambung Dedi.

"Sama teman, minum di luaran diajak dari grup WA Warung Sesat ada sembilan orang," ujar siswa itu.

"Mabuk enggak? Berapa kali minum?" cecar Dedy.

"Sering," ujarnya.

"Selain mabuk ngapain?" tanya Dedi lagi.

"Main sampai malam, tidur di rumah jam 1, bangun jam 10, sekolah jarang," ujarnya.

Dedi masih penasaran. Dia bertanya apa yang membuat siswi itu kecanduan miras. Siswa itu mengaku jenuh di rumah karena orang tuanya sering berantem.

Setelah dua hari dibina di barak TNI, dia mengaku lebih mudah tidur dan tenang. Bahkan punya banyak teman.

"Enggak (sedih), di sini merasa punya teman," ujarnya.

Rekomendasi