Pengacara sebut Irman Gusman tahu harga gula di Sumbar hasil sidak
Merdeka.com - Pengacara Ketua DPD nonaktif Irman Gusman, Tommy Singh, membantah bahwa Irman mengetahui harga gula di Sumatera Barat naik dari Memi, yang juga istri Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto. Menurut Tommy, Irman mengetahui harga gula di Sumatera Barat, melonjak hasil inspeksi mendadak alias sidak di sejumlah pasar.
"Nggak juga, jadi setelah dia sidak di pasar, harga gula tinggi Rp 16 ribu per kilogram. Nah lalu dia tanya kenapa. Didapat informasi bahwa adanya kelangkaan gula dan ketersediaan pangan, ya termasuk harga gula itu. Nah baru dia telepon," Tommy saat ditemui di KPK, Jakarta, Rabu (5/10).
Tommy mengatakan, Irman mengetahui harga gula naik dari Rp 14 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilogram setelah melakukan sidak langsung ke pasar. Sidak itu dilakukan saat senator asal Sumbar itu melakukan sidak pada bulan Ramadan lalu.
"Dia tahu dari sidak. Dia melakukan sidak langsung di bulan suci Ramadan menjelang lebaran, kan dia selalu sidak. Dia orang pasar kok," kata dia.
Menurutnya, Irman menelepon Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik Djarot Kusumayakti segera setelah mengetahui kabar lonjakan harga tersebut. Tidak ada motif tertentu, hanya sebatas menjalankan kewajiban sebagai Ketua DPD, saat itu.
"Pak Irman hanya spontan aja. Sebagai anggota dewan," tuturnya.
Hingga saat ini, Irman masih dimintai keterangannya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto. Dia dituduh terlibat dalam kasus penambahan kuota gula untuk Sumatera Barat.
Dia diduga merekomendasikan Memi, istri Sutanto, kepada Djarot sebagai mitra yang tepat untuk menyalurkan gula tambahan.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya