Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendapatan Kusir Delman di Monas Meningkat Selama Libur Lebaran

Pendapatan Kusir Delman di Monas Meningkat Selama Libur Lebaran Delman di Monas. ©Liputan6.com/Ika Defianti

Merdeka.com - Pengelola kawasan Monumen Nasional (Monas) tak hanya menyajikan kemegahan tugu saja. Masyarakat yang berkunjung pun dapat menikmati keindahan kawasan Monas dengan menggunakan delman.

Tak ayal, sejumlah delman tampak berkeliling di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan. Delman yang terparkir pun tampak cantik dengan berbagai hiasan khas Betawi.

Mereka juga terparkir di beberapa pintu masuk Monas. Salah satunya di Lapangan Irti. Beberapa pengunjung juga terlihat melakukan tawar menawar dengan kusir delman.

Ada yang mendapatkan tarif yang sesuai dan langsung ikut berkeliling. Namun ada pula sejumlah pengunjung tampak kecewa dengan harga yang ditawarkan oleh kusir.

Libur Lebaran seperti saat ini, para kusir delman mengaku adanya peningkatan penghasilan meskipun tak sama setiap harinya. Seperti halnya, Agus, kusir delman asal Kemayoran, Jakarta Pusat.

Setiap akhir pekan, biasanya dia hanya memperoleh paling banyak tiga pelanggan. Akan tetapi, ketika liburan kadangkala mendapatkan tujuh sampai delapan pelanggan.

"Kalau penghasilan pasti beda setiap harinya meskipun Lebaran begini. Tapi lumayanlah daripada hari biasa," kata Agus kepada Liputan6.com di Jakarta, Minggu (9/6).

monas

Untuk tarif yang ditawarkan yakni mulai Rp50 ribu sampai Rp100 ribu. Tergantung dari jarak yang diminta oleh pelanggan. Bila hanya sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan, Agus menawarkan sebesar Rp50 ribu sampai Rp80 ribu.

"Itu rutenya dari sini (Lapangan Irti), terus Balai Kota, patung kuda dan balik lagi ke sini," ujar dia.

Sementara itu, bila mengelilingi kawasan Monas hingga melewati Istana Negara, pria berumur 52 tahun ini mematok tarif Rp80 ribu-Rp100 ribu.

Dari penghasilan yang di dapat, Agus harus menyetorkan kepada pemilik delman sebesar Rp200 ribu. Itu sebagai bayar sewa untuk setiap Minggu.

Untuk waktu operasional, Agus biasaya datang siang hingga malam hari yakni pukul 11.00 WIB hingga pengujung Monas sepi.

"Kadang malam masih ada aja ya nyewa buat keliling depan Balai Kota, " ujar dia.

Lebaran kali ini, Agus mengaku mendapatkan penghasilan lebih ketika hari kedua Lebaran. Sebab pada hari Lebaran, kawasan Monas ditutup untuk umum.

"Lebaran kan tutup, jadi hari kedua lumayan ramai di Monas. Itu paling banyak lah yang naik delman. Bisa sampai delapan orang lah Kamis kemarin," kata Agus.

Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP