Pendapatan Daerah Kota Bekasi Anjlok Imbas Pandemi Virus Corona

Selasa, 31 Maret 2020 21:07 Reporter : Adi Nugroho
Pendapatan Daerah Kota Bekasi Anjlok Imbas Pandemi Virus Corona Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pendapatan asli daerah di wilayahnya anjlok akibat pandemi virus corona. Pasalnya, penarikan pajak menurun karena banyak wajib pajak menurunkan aktivitasnya.

"Hampir semua kegiatan dan juga aktivitas di luar sembako kita minta untuk closing. Itu pasti ada penurunan," kata Tri Adhianto pada Selasa (31/3).

Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp3,1 triliun tahun ini. Paling banyak dari sektor usaha jasa dan perdagangan. Tapi, dia memperkirakan selama pandemi corona ini realisasi penerimaan tak lebih dari 30 persen dari potensi yang ada.

"Cukup besar penurunan itu," kata dia.

Dia mencontohkan, hampir semua mal di Kota Bekasi tutup sejak pekan lalu. Dampaknya, tak ada penarikan pajak dari aktivitas mal seperti pajak parkir hingga pajak restoran.

1 dari 1 halaman

Sementara, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pendapatan daerah dipastikan melorot akibat pandemi corona. Karena itu, pemerintah akan melakukan penyesuai APBD Kota Bekasi 2020 yang ditetapkan senilai Rp6,1 triliun.

"Kami sedang pikirkan. Seminggu, dua minggu ini kami lihat bagaimana perkembangannya," kata Rahmat Effendi.

Menurut dia, pendapatan yang tak memenuhi target akan berdampak pada belanja daerah. Oleh karena itu, evaluasi penting menyusul anggaran dari pemerintah pusat di luar pendidikan dan kesehatan disetop.

"Gaji saja dipotong, masa proyek jalan," tegas dia.

Pemerintah Kota Bekasi sekarang tengah fokus mengendalikan penyebaran virus corona. Hingga sekarang, sudah 26 orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Status siaga pun telah diubah menjadi darurat bencana. [ray]

Baca juga:
Satu Pasien Positif Corona di DIY Sembuh
Gerindra Minta Pemerintah Pusat Perbaiki Komunikasi dengan Daerah Tangani Corona
Bersama 45 Negara, Indonesia Ikut Riset Gabungan Penemuan Obat Covid-19
Presiden Jokowi: Nasabah KUR Dapat Penundaan Bayar Cicilan Selama 6 Bulan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini