Pemudik Ini Rela Gowes Ratusan Kilometer Diterpa Panas & Hujan Demi Sungkem Orangtua di Kampung Halaman
Riko memilih menggunakan sepeda untuk mudik selain karena hobi. biayanya lebih terjangkau.
Rizal dan Riko merupakan dua pemudik asal Serang, Banten yang memilih mudik dengan mengayuh sepeda untuk kembali ke kampung halaman di Kemiling, Bandar Lampung.
Kedua pria ini menempuh perjalanan erngan menggowes sepeda selama 5-7 jam dengan jarak 300 kilometer. Hal ini tentu tak menjadi beban keduanya, lantaran gowes adalah hobi dari keduanya, sehingga menjadi kesan tersendiri ketika mudik lebaran.
Demi meringankan beban saat melakukan perjalanan, keduanya memilih tak membawa barang-barang yang berlebihan. Hanya pakaian seperlunya, perlengkapan mandi dan perlengkapan perjalanan seperti bateri yang berfungsi untuk penerangan saat malam hari.
Tak hanya itu, oleh-oleh yang dibawanya hanyalah kerupuk kemplang 4-5 bungkus yang diikat bersama dengan perlengkapan jas hujan pada bagian belakang sepeda yang digunakan.
Riko salah satu pemudik gowes mengatakan bahwa dirinya kembali ke Serang, Banten bersama Rizal kerabatnya.
"Mau pulang ke Serang, Banten ini. Kemarin pulang ke Lampung lewat Pelabuhan Ciwandan dan turun di Pelabuhan Wika Beton, ya pakai sepeda ini juga,"katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa waktu yang ditempuh kurang lebih 5-7 jam. Karena rasa bahagia untuk bertemu sanak saudara dengan hobinya, perjalanan pun terasa menyenangkan.
"Jarak yang ditempuh sekitar 300 kilometer ya sekitar 5-7 jam, sesekali beristirahat untuk solat, kemarin juga sempat kena hujan jadi berhenti lagi," jelasnya.
Dia mengatakan, mudik mengunakan sepeda bukanlah yang pertama kali karena sudah dilakukan sejak 2022 silam.
"Sudah 4 kali saya mudik pakai sepeda, capek ya pasti cuma pasti terbayar karena bertemu keluarga.
Perjalanan kali ini ia tak mengajak anak istri, pasalnya anak dan istri Riko memilih untuk merayakan hari raya Idul Fitri di rumahnya Serang, Banten.
"Anak dan istri tidak ikut, mereka Lebaran di Serang sama mertua. Kalau dua tahun lalu istri dan anak ikut ke Lampung tapi mereka naik kendaraan umum dan saya tetap pakai sepeda," tutur Riko.
Riko memilih menggunakan sepeda untuk mudik selain karena hobi. biayanya lebih terjangkau dibandingkan dengan mengunakan sepeda motor, mobil ataupun angkutan umum.
"Kalau pakai sepeda juga kan bisa lebih sehat, enggak kena macet di jalan bisa, lebih irit biayanya, dan bisa santai jalannya sambil menikmati perjalanan," pungkasnya.
Kontributor: Yosephin Suci Wulansari