Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemuda Pancasila lempari Kedubes Malaysia dengan botol

Pemuda Pancasila lempari Kedubes Malaysia dengan botol demo BBM ricuh. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Puluhan simpatisan organisasi Pemuda Pancasila (PP), berdemonstrasi di depan Kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Mereka mengkritik sikap negeri jiran itu mengklaim tari tor-tor dan alat musik Gordang Sambilan asal suku Mandailing, Sumatera Utara sebagai warisan budaya Malaysia. Mereka pun marah dan melempari kantor Kedubes Malaysia dengan botol.

"Jangan seenaknya Malaysia mengklaim tari Tor-tor sebagai budaya mereka, itu adalah budaya kita bangsa Indonesia," kata salah satu peserta demo dalam orasinya di Kedubes Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (22/6).

Demo sempat diwarnai kericuhan, puluhan massa Pemuda Pancasila melempari halaman dalam Kedubes dengan botol air minum. Mereka mengartikannya sebagai bentuk pengusiran warga Malaysia dari Indonesia. Bahkan diantara mereka ada yang membawa bendera Malaysia bergambarkan kotoran.

Tidak hanya itu, Pemuda Pancasila juga telah menyiapkan gembok untuk menyegel gerbang Kedubes. "Ini adalah simbol bahwa kita menghendaki Malaysia keluar dari sini," lanjutnya.

Akibat demostrasi, kondisi lalu lintas Jalan HR Rasuna Said macet. Hal itu diperparah dengan sikap pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan demo.

Pantauan merdeka.com, saat ini demo masih berlangsung, ratusan polisi masih berjaga di lokasi mengamankan jalannya demo. Sedangkan belum terlihat perwakilan dari pihak kedubes yang menemui massa. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP