Pemprov Gorontalo Terima Bantuan Atensi Kemensos Senilai Rp859 Juta untuk Disabilitas

Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial senilai Rp859 juta, menegaskan komitmen Pemprov Gorontalo terhadap pemenuhan hak sosial penyandang disabilitas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Gorontalo Terima Bantuan Atensi Kemensos Senilai Rp859 Juta untuk Disabilitas
Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima Bantuan Atensi Kemensos senilai Rp859 juta dari Sentra Tumou Tou Manado, memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak sosial penyandang disabilitas di Hari Disabilitas Internasional. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo baru-baru ini menerima dukungan signifikan berupa bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Penyerahan bantuan ini dilakukan melalui Sentra Tumou Tou Manado bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada Sabtu, 6 Desember.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Sentra Tumou Tou Manado, Meerada Saryati Aryani, kepada Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie. Acara penyerahan ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, di Gorontalo, menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya kesejahteraan sosial.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak sosial kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, di wilayah Gorontalo. Total bantuan yang disalurkan mencapai ratusan juta rupiah, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat di berbagai kabupaten/kota.

Apresiasi dan Komitmen Pemenuhan Hak Sosial

Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Sosial dan Sentra Tumou Tou atas dedikasi mereka dalam menyediakan layanan sosial. Menurutnya, pemenuhan hak sosial tidak hanya cukup melalui program, tetapi juga harus diwujudkan dengan sikap empati dan kolaborasi yang kuat.

Idah Syahidah menegaskan bahwa peringatan HDI menjadi momentum penting untuk menghargai keberanian para penyandang disabilitas, serta keluarga dan pendamping yang terus memberikan dukungan tak terbatas. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi dan memperluas jangkauan layanan sosial di seluruh Gorontalo.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyoroti perkembangan layanan disabilitas di daerah, seperti hadirnya sekolah lansia, layanan untuk tunarungu dan tunanetra, serta pembentukan kelompok musik tunanetra dan pesantren disabilitas. "Seluruh upaya tersebut adalah bagian dari komitmen bersama untuk memanusiakan manusia,” ujarnya, menekankan pentingnya inklusivitas.

Sinergi Kuat dan Distribusi Bantuan Atensi Kemensos

Kepala Sentra Tumou Tou Manado, Meerada Saryati Aryani, turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin erat dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ia menggarisbawahi bahwa perjuangan penyandang disabilitas dalam memperoleh pendidikan, kemandirian ekonomi, dan akses layanan dasar menjadi inspirasi bagi para pendamping layanan sosial.

Meerada juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan sinergi yang telah terbangun antara Sentra Tumou Tou dan Pemprov Gorontalo. Ia secara khusus memuji semangat Ibu Idah, yang sejak menjadi anggota DPR RI hingga kini sebagai Wakil Gubernur, telah menjadi inspirasi bagi mereka dalam menjalankan tugas sosial.

Total bantuan Atensi yang disalurkan oleh Sentra Tumou Tou Manado di Provinsi Gorontalo mencapai angka Rp859 juta. Bantuan ini didistribusikan secara merata di beberapa wilayah, dengan rincian Kabupaten Pohuwato menerima Rp113 juta, Boalemo Rp179,7 juta, Bone Bolango Rp332,9 juta, Kabupaten Gorontalo Rp131,9 juta, Kota Gorontalo Rp25 juta, dan Gorontalo Utara Rp75 juta. Distribusi ini menunjukkan upaya komprehensif untuk menjangkau berbagai daerah di Gorontalo.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi