Pemprov Banten temukan daging bangkai dijual di Pasar Cilegon
Merdeka.com - Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten membongkar ulah pedagang daging nakal yang menjual daging sapi busuk di Pasar Blok F, Kota Cilegon, Selasa (16/6).
Terbongkarnya ulah nakal pedagang tersebut saat petugas gabungan Disperindagkop dan Distanak Provinsi Banten, melakukan operasi pengawasan produk hewan di Pasar Blok F, Kota Cilegon.
Dalam operasi tersebut, petugas mendatangi satu per satu pedagang, dan berhasil menemukan daging sapi diduga tak layak konsumsi pada sejumlah boks penyimpanan daging milik pedagang di pasar tersebut.
Setelah melakukan pengujian terhadap sampel daging, petugas memastikan jika daging tersebut tak layak konsumsi, karena telah menjadi bangkai dan juga sudah berumur lebih dari tiga hari. Para pedagang menjual daging tak layak konsumsi tersebut dengan cara mencampurnya dengan daging segar.
"Saat ini kebutuhan daging masyarakat mengalami peningkatan, kondisi ini dimanfaatkan oknum untuk mengoplos daging segar dengan daging busuk untuk meraup keuntungan yang besar. Apalagi harga juga mengalami kenaikan," kata dokter hewan dari Distanak Banten, Jajang Deni, Rabu (17/6).
Sementara itu, Kasubag TU UPTD Pasar Blok F Kota Cilegon, Siti Rogayah mengaku pihaknya mengetahui adanya perilaku pedagang yang nakal dengan menjual daging tak layak konsumsi. Namun pihaknya tidak dapat melakukan penindakan dan hanya bias memberi imbauan.
"Ada oknum pedagang daging yang membandel dan tetap menjual daging sudah tidak layak jual. Kami tidak bisa melakukan penarikan, tapi kami mengimbau pedagang untuk tidak menjual daging tersebut," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Selain memeriksa untuk memastikan kelayakan daging sapi, petugas juga memeriksa daging ayam dan ikan asin yang dijual. Dan juga mengantisipasi beredarnya daging celeng di pasaran. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya