Pemkot Medan Genjot Revitalisasi Puskesmas, Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga

Pemerintah Kota Medan berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui program Revitalisasi Puskesmas Medan, yang mencakup perbaikan dan pembangunan ulang 31 fasilitas kesehatan primer.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Medan Genjot Revitalisasi Puskesmas, Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga
Pemerintah Kota Medan serius merevitalisasi 31 puskesmas di wilayahnya, termasuk pembangunan ulang tiga fasilitas kesehatan, demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, menunjukkan komitmen seriusnya dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Langkah konkret ini diwujudkan melalui program revitalisasi terhadap 31 puskesmas yang tersebar di wilayah tersebut. Upaya ini diharapkan dapat memberikan akses layanan kesehatan yang lebih baik dan merata bagi seluruh masyarakat Kota Medan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas secara langsung meninjau Puskesmas Rengas Pulau di Jalan Marelan, Kecamatan Medan Marelan, pada Kamis lalu, untuk memastikan jalannya program ini. Dalam kunjungannya, Rico Waas menegaskan bahwa revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada puskesmas utama, melainkan juga mencakup puskesmas pembantu. Hal ini menunjukkan pendekatan komprehensif Pemkot Medan dalam memperkuat fasilitas kesehatan di tingkat dasar.

Dari total 31 puskesmas yang akan direvitalisasi, tiga di antaranya direncanakan untuk dibangun ulang secara menyeluruh. Pembangunan ulang ini akan dilakukan di lokasi strategis, yaitu di Medan Tuntungan, Medan Marelan, dan Medan Timur. Rico Waas menekankan bahwa revitalisasi ini akan mencakup peningkatan ukuran bangunan serta penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih mumpuni.

Komitmen Pemkot Medan Tingkatkan Fasilitas Kesehatan

Pemerintah Kota Medan berencana melakukan perbaikan di 31 fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas pembantu, sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan publik. Program revitalisasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap warga Medan mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan berkualitas. Fokus utama adalah pada perbaikan total fasilitas yang sudah ada, serta pembangunan ulang untuk puskesmas yang memerlukan penanganan lebih serius.

Tiga puskesmas yang akan dibangun ulang berlokasi di Medan Tuntungan, Medan Marelan, dan Medan Timur. Pembangunan ulang ini bukan sekadar renovasi, melainkan upaya untuk menciptakan fasilitas kesehatan yang benar-benar baru, dengan standar yang lebih tinggi. Ini menunjukkan keseriusan Pemkot Medan dalam menyediakan infrastruktur kesehatan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Revitalisasi ini juga mencakup aspek ukuran bangunan dan kelengkapan fasilitas kesehatan. Wali Kota Rico Waas menyatakan, "Perbaikan total akan kita lakukan, tiga puskesmas akan dibangun ulang, ada di Medan Tuntungan, Medan Marelan, dan Medan Timur." Ia menambahkan, "Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa dunia kesehatan kita mau berubah menjadi lebih baik." Hal ini mengindikasikan bahwa Pemkot Medan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga berupaya mengubah persepsi dan pengalaman masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Fokus pada Kualitas Tenaga Medis dan Pelayanan

Selain perbaikan infrastruktur fisik, Pemerintah Kota Medan juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas tenaga kesehatan. Rico Waas menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan adalah elemen krusial yang akan berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan menjadi prioritas untuk menunjang fasilitas yang telah direvitalisasi.

Program peningkatan kualitas tenaga kesehatan ini mencakup berbagai pelatihan dan pengembangan profesional berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tenaga medis di puskesmas memiliki keterampilan dan pengetahuan terkini dalam memberikan pelayanan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan fasilitas yang memadai, tetapi juga penanganan medis yang kompeten dan berkualitas.

Wali Kota Rico Waas menekankan pentingnya sinergi antara fasilitas yang baik dan tenaga kesehatan yang berkualitas. "Inti dari perbaikan fasilitas pelayanan kesehatan ini adalah peningkatan kualitas dari pelayanan kesehatan itu sendiri," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa investasi pada infrastruktur harus sejalan dengan investasi pada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan peningkatan layanan kesehatan yang optimal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi