Pemkot Kediri Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Panen Raya

Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi panen raya dan berbagai program strategis, demi mewujudkan swasembada pangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Kediri Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Panen Raya
Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi panen raya dan berbagai program strategis, demi mewujudkan swasembada pangan. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Kediri menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan panen raya dan berbagai upaya strategis lainnya. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa momentum ini sangat penting untuk menjaga sektor pangan tetap stabil.

Dukungan penuh diberikan kepada pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai pilar ketahanan nasional. Meskipun sebagai daerah perkotaan dengan keterbatasan lahan, Kota Kediri memiliki definisi yang luas mengenai swasembada pangan. Ini mencakup ketersediaan, keterjangkauan, stabilitas pasokan, harga, serta akses masyarakat terhadap pangan yang aman dan bergizi.

Momentum hari ini menjadi penguat semangat bagi seluruh daerah, termasuk Kota Kediri, untuk terus menjaga keberlanjutan sektor pangan. Presiden Prabowo Subianto turut serta dalam pengumuman swasembada pangan nasional secara daring pada momen ini. Kota Kediri siap mendukung kebijakan nasional dengan pendekatan adaptif sesuai karakter daerahnya.

Pemerintah Kota Kediri terus mendorong optimalisasi lahan pertanian yang tersedia. Upaya ini dilakukan sebagai langkah konkret dalam meningkatkan produksi pangan lokal. Selain itu, penguatan pendampingan kepada para petani juga menjadi fokus utama Pemkot Kediri.

Ketersediaan sarana produksi pertanian secara berkelanjutan turut menjadi perhatian serius. Salah satu bentuk fasilitasi adalah penyerapan pupuk subsidi bagi para petani. Pada tahun 2025, tercatat 99 persen usulan alokasi pupuk telah terserap dan dimanfaatkan oleh petani setempat.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Pemkot Kediri dalam menjaga ekosistem pertanian. Tujuannya adalah memastikan produktivitas pertanian tetap tinggi dan berkelanjutan.

Kota Kediri menunjukkan potensi panen yang menjanjikan untuk beberapa komoditas utama. Pada bulan Januari 2025, potensi panen padi mencapai 33 hektare. Angka ini meningkat menjadi 57 hektare pada bulan Februari 2025.

Puncak panen padi di Kota Kediri diproyeksikan terjadi pada bulan Maret 2025, dengan luas lahan mencapai 138 hektare. Sementara itu, untuk komoditas jagung, potensi panen pada Januari 2025 adalah 42 hektare.

Potensi panen jagung berlanjut pada Februari 2025 dengan 25 hektare dan Maret 2025 dengan 29 hektare. Sebelumnya, puncak panen jagung telah terjadi pada bulan Desember 2025 sekitar 142 hektare, menunjukkan siklus produksi yang stabil.

Selain fokus pada produksi, Pemkot Kediri juga memprioritaskan penguatan ketahanan pangan di wilayah perkotaan. Ini dilakukan melalui pengelolaan cadangan pangan daerah yang efektif. Pengembangan pekarangan pangan lestari juga digalakkan untuk memanfaatkan lahan terbatas.

Pemerintah kota aktif menjaga kelancaran distribusi pangan dan stabilitas harga. Tujuannya adalah memastikan masyarakat memiliki akses yang mudah terhadap pangan. Wali Kota Vinanda Prameswati menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga distribusi yang adil dan keterjangkauan harga.

Pemkot Kediri menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani atas dedikasi serta kontribusi mereka. Harapannya, sektor pertanian di Kota Kediri dapat terus bertumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi