Pemkot Bekasi Gelar Lomba Menu Sehat MBG, Dorong Inovasi Gizi Generasi Muda

Pemerintah Kota Bekasi sukses menggelar lomba menu sehat program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif penting untuk mendorong inovasi gizi dan mendukung program strategis nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Bekasi Gelar Lomba Menu Sehat MBG, Dorong Inovasi Gizi Generasi Muda
Pemerintah Kota Bekasi sukses menggelar lomba menu sehat program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif penting untuk mendorong inovasi gizi dan mendukung program strategis nasional. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini sukses menyelenggarakan lomba menu sehat dalam rangka program Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara ini berlangsung di Plaza Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi pada Minggu, 12 April 2026, menjadi sorotan utama dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

Lomba ini diadakan untuk mendorong inovasi gizi bagi generasi muda sekaligus mendukung program strategis nasional dalam penanganan stunting. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi yang jatuh pada periode tersebut.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono secara langsung meninjau lomba, menekankan pentingnya variasi dan tampilan menarik dalam penyajian menu. Program MBG bertujuan menekan angka stunting melalui pencegahan dini dan edukasi kesehatan yang komprehensif.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam menyajikan menu bergizi, terutama bagi anak-anak penerima manfaat program MBG. Ia menekankan bahwa aspek rasa, variasi, dan tampilan makanan sangat penting untuk meningkatkan minat makan anak-anak, selain hanya mengejar kenyang atau nilai gizi semata.

Program MBG dijelaskan sebagai bagian integral dari strategi pemerintah daerah untuk menekan angka stunting. Upaya pencegahan dilakukan sejak dini, bahkan sebelum pernikahan, melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan komprehensif. Ini menunjukkan komitmen Pemkot Bekasi terhadap kualitas sumber daya manusia.

Tri Adhianto juga menginstruksikan seluruh kepala pusat kesehatan masyarakat di wilayahnya untuk melakukan pengawasan ketat. Pengawasan ini berkaitan dengan penyakit tumbuh kembang anak atau stunting agar prevalensinya dapat terus ditekan, termasuk pencegahan terhadap potensi penyakit turunan lainnya.

Wali Kota mengapresiasi peran tenaga kesehatan dan penyelenggara jasa boga atas profesionalisme dan tanggung jawab mereka. Dedikasi ini penting dalam menyediakan makanan bergizi demi kualitas generasi masa depan, sehingga secara langsung mendukung keberhasilan program MBG di Kota Bekasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menyatakan bahwa kegiatan lomba ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi terkait standar menu program MBG, sekaligus menjawab berbagai persepsi negatif terkait menu MBG yang beredar.

Anggraini menjelaskan bahwa dengan anggaran yang terjangkau, menu yang disajikan tetap bisa berkualitas, menarik, dan memenuhi standar gizi. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memberikan masukan. Masukan ini krusial agar program MBG tetap tepat sasaran dan sesuai dengan selera penerima manfaat.

Para siswa dari lima sekolah jenjang SMP yang terlibat dalam program MBG memberikan respons positif. Mereka menyebut program ini sangat membantu dan membawa manfaat signifikan bagi mereka, serta mengaku bahagia dengan adanya program tersebut.

Ketua Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kota Bekasi, Sunarti Atmaja, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, lomba ini juga memeriahkan HUT ke-29 Kota Bekasi.

Lomba menu sehat MBG ini diikuti oleh 61 peserta dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Bekasi. Peserta terdiri dari SPPG yang telah tersertifikasi maupun yang masih dalam proses pemenuhan standar, menunjukkan partisipasi luas dari penyedia jasa boga di wilayah tersebut.

Sunarti Atmaja dari PPJI Kota Bekasi menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi penting bagi para pengelola SPPG. Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan makanan yang mereka sediakan.

Pada tahap awal pelaksanaan, para peserta telah menunjukkan kreativitas tinggi dalam menyusun menu meskipun dengan keterbatasan anggaran. Hal ini membuktikan bahwa inovasi tetap dapat dilakukan secara optimal, serta menjadi bukti nyata komitmen para penyedia jasa boga terhadap kualitas gizi.

SPPG Jati Raden berhasil meraih juara pertama dalam lomba menu sehat MBG ini. Disusul oleh SPPG Harapan Jaya 3 sebagai juara kedua dan SPPG Mustikasari di urutan ketiga. Sementara itu, juara harapan diraih oleh SPPG Jatiasih 2, SPPG Teluk Pucung 1, serta SPPG Cimuning 2, menunjukkan beragamnya talenta dan inovasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi