Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, secara aktif mendorong program ketahanan pangan lokal bagi warga di 328 kampung. Inisiatif ini bertujuan utama menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan di seluruh wilayah daerah setempat. Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, turut hadir dalam kegiatan panen raya ubi jalar di Distrik Hubikiak.
Kehadiran Wakil Bupati Ronny Elopere pada panen raya ubi jalar di Distrik Hubikiak menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya masyarakat. Beliau secara khusus memberikan penghargaan kepada keluarga dari Suku Walak yang telah berhasil menanam ubi jalar di lahan seluas dua hektare. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkab dalam mendukung praktik pertanian tradisional.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi seluruh warga Jayawijaya untuk terus mengembangkan tanaman pangan lokal. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan pangan dan memperkuat kemandirian masyarakat. Gerakan ini juga sekaligus melestarikan budaya berkebun yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Pangan Lokal dan Peran Ubi Jalar
Wakil Bupati Ronny Elopere menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan makanan pokok warga asli Papua Pegunungan, yaitu Hipere atau ubi jalar. Meskipun masyarakat dapat mengonsumsi nasi, ia mengingatkan agar jangan sampai melupakan makanan pokok tradisional seperti Hipere dan keladi. Pelestarian ini krusial agar budaya pangan lokal tidak hilang seiring waktu.
Menurut Ronny, ubi jalar telah melekat dengan identitas orang Wamena dan Kabupaten Jayawijaya sejak dahulu kala. Banyak warga dibesarkan oleh para ibu dengan makanan pokok ini, menjadikannya bagian integral dari sejarah dan budaya mereka. Oleh karena itu, mempertahankan kebiasaan menanam ubi jalar adalah bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.
Ronny berharap masyarakat terus melestarikan makanan pokok ini, sesuai dengan budaya dan adat istiadat setempat. Tanah di Kabupaten Jayawijaya yang subur memungkinkan tanaman tumbuh tanpa pupuk, sebuah anugerah yang harus dimanfaatkan. Keseimbangan antara makanan pokok dan makanan lokal perlu dijaga demi keberlanjutan.
Advertisement
Advertisement
Mengoptimalkan Lahan dan Edukasi Generasi Muda
Wakil Bupati Ronny Elopere juga mengajak seluruh warga untuk aktif melestarikan dan mempertahankan budaya menanam ubi jalar. Ia menyoroti banyaknya lahan kosong yang tersedia di Jayawijaya yang seharusnya dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan lahan ini akan mendukung program ketahanan pangan lokal secara signifikan.
Ronny secara khusus menyerukan kepada anak-anak muda agar memiliki tekad dan jiwa usaha untuk memanfaatkan lahan-lahan tersebut. Mereka didorong untuk terlibat dalam kegiatan menanam ubi jalar sebagai bagian dari kontribusi terhadap kemandirian pangan daerah. Keterlibatan generasi muda sangat penting untuk keberlanjutan program ini di masa depan.
Lebih lanjut, orang tua memiliki peran vital dalam menanamkan pemahaman yang baik sejak dini kepada anak-anak mereka. Edukasi ini bertujuan agar generasi penerus memiliki mimpi dan masa depan dalam mengelola sumber daya alam (SDA) di Jayawijaya dengan bijak. Dengan demikian, kekayaan alam daerah dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews