Pemerintah Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Sembako PKH untuk Ribuan KPM, Total Anggaran Rp2,64 Miliar

Pemerintah Kabupaten Majalengka menyalurkan Bantuan Sembako PKH senilai Rp2,64 miliar kepada 3.701 KPM, meringankan beban masyarakat pasca-Lebaran dan menjaga ketahanan sosial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemerintah Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Sembako PKH untuk Ribuan KPM, Total Anggaran Rp2,64 Miliar
Pemerintah Kabupaten Majalengka menyalurkan Bantuan Sembako PKH senilai Rp2,64 miliar kepada 3.701 KPM, meringankan beban masyarakat pasca-Lebaran dan menjaga ketahanan sosial. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, telah memulai penyaluran bantuan sembako Program Keluarga Harapan (PKH) kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung ketahanan sosial masyarakat di tengah kebutuhan yang meningkat, terutama setelah perayaan Idulfitri. Total anggaran yang digelontorkan untuk bantuan ini mencapai Rp2,64 miliar, menjangkau 3.701 KPM di berbagai kecamatan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Majalengka, Apip Supriyanto, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah. Bantuan sembako PKH diharapkan dapat secara signifikan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Proses penyaluran bantuan ini dipastikan berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Mulai Rabu (26/3), distribusi dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia, memanfaatkan layanan Pospay untuk kemudahan akses.

Mekanisme Penyaluran dan Jangkauan Bantuan Sembako PKH

Penyaluran bantuan sembako PKH di Kabupaten Majalengka telah dimulai sejak Rabu, 26 Maret 2026, dengan melibatkan PT Pos Indonesia melalui layanan Pospay. Proses distribusi ini dipusatkan di kantor pos serta beberapa titik pelayanan yang tersebar di kantor kecamatan. Waktu pelayanan telah diatur mulai pukul 08.30 hingga 15.00 WIB, memberikan fleksibilitas bagi para penerima manfaat untuk mengambil haknya.

Apip Supriyanto dari Dinsos Kabupaten Majalengka menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap bantuan tersalurkan secara tepat sasaran. Hal ini dilakukan melalui verifikasi data penerima dan pengawasan ketat selama proses penyaluran. Upaya ini penting untuk menjaga integritas program dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan.

Sebanyak 3.701 KPM yang menjadi target penerima bantuan ini tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. Kecamatan-kecamatan yang terjangkau meliputi Argapura, Maja, Banjaran, Talaga, Cingambul, Cikijing, Bantarujeg, Malausma, Lemahsugih, Majalengka, hingga Sumberjaya.

Sebaran Penerima Manfaat dan Imbauan Penting

Distribusi Bantuan Sembako PKH mencakup hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Majalengka, dengan beberapa wilayah menunjukkan jumlah penerima yang signifikan. Kecamatan Cikijing tercatat sebagai wilayah dengan penerima terbanyak, yaitu 472 KPM. Menyusul Cikijing, Kecamatan Jatiwangi memiliki 330 KPM, dan Lemahsugih dengan 303 KPM.

Untuk kelancaran proses pengambilan, Apip Supriyanto mengimbau seluruh penerima manfaat untuk hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Penting juga bagi KPM untuk membawa identitas diri yang sah saat mengambil bantuan. Hal ini untuk memverifikasi identitas dan mencegah penyalahgunaan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban selama proses pengambilan bantuan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap prosedur ini akan memastikan penyaluran berjalan lancar, aman, dan efisien bagi semua pihak.

Dampak Positif Bantuan bagi Masyarakat Majalengka

Penyaluran Bantuan Sembako PKH ini disambut baik oleh masyarakat penerima manfaat di Majalengka. Salah satunya adalah Siti (42), warga Kecamatan Jatiwangi, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama setelah periode Lebaran di mana pengeluaran cenderung meningkat.

“Bantuan ini sangat membantu, apalagi setelah Lebaran kebutuhan rumah tangga menipis. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” kata Siti, menggambarkan betapa vitalnya dukungan ini bagi keluarganya.

Kisah Siti merefleksikan harapan banyak KPM lainnya yang merasakan langsung manfaat dari program pemerintah ini. Bantuan sembako PKH tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga memberikan jaminan ketersediaan kebutuhan pokok, sehingga menjaga stabilitas dan ketahanan sosial keluarga di Majalengka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi