Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemberontak di Papua Terafiliasi ISIS Adalah Jemaah Ansharut Daulah

Pemberontak di Papua Terafiliasi ISIS Adalah Jemaah Ansharut Daulah demo di Fakfak Papua. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ada kelompok yang terafiliasi ISSI (Islamic State of Iraq dan Syria) dalam peristiwa kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat, beberapa waktu lalu. Kelompok tersebut sudah terendus aparat sejak dua tahun lalu.

Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. Dedi mengatakan, kelompok ini pernah merencanakan aksi teror di berbagai wilayah di Papua. Antara lain, Manokwari, Jayapura, Wamena, Fakfak, dan Merauke. Tapi, berhasil digagalkan.

"Tahun kemarin mereka berniat melakukan pengeboman di Polres Manokwari tapi berhasil diamankan," ucap Dedi di Mabes Polri, Jumat (6/9).

Dedi menerangkan, kelompok tersebut telah teridentifikasi dari Jemaah Ansharut Daulah. Mereka diduga sudah dua tahun membangun jaringan di Papua. Namun, aktifnya baru satu tahun belakangan ini.

"Sel-selnya memang dia masih melakukan rekrutmen, kemudian penguasaan wilayah dan dia terus akan melakukan amaliah dengan sasaran anggota kepolisian di sana. Masih kita dalami terus," ucap dia.

Kendati, Dedi mengatakan, masih mendalami keterkaitannya dengan kerusuhan (Papua).

"Nanti dari Densus akan melihat apakah ada fakta hukum keterkaitannya dari beberapa jaringan ISIS di Papua maupun di Papua Barat terkait menyangkut masalah kerusuhan ini atau tidak," papar dia.

Yang jelas, kata Dedi, saat ini pihaknya masih fokus mengungkap dalang kerusuhan terkait menyangkut masalah di Papua dan melakukan upaya-upaya pencegahan maksimal sampai dengan beberapa bulan ke depan.

Reporter: Ady Anugrahadi

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP