Pembentukan Densus Tipikor ditunda, Busyro Muqoddas minta Polri fokus urus keamanan
Merdeka.com - Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengapresiasi langkah pemerintah menunda rencana pembentukan Densus Tipikor. Namun penundaan pembentukan Densus Tipikor itu dinilai belum cukup.
Busyro menyarankan pemerintah membatalkan rencana itu secara permanen. Bahkan menurutnya, ketimbang membentuk Densus Tipikor, Polri diminta fokus urus keamanan.
"Daripada membentuk Densus Tipikor sebaiknya Polri fokus terhadap urusan keamanan. Termasuk menindak para mafia yang selama ini masih berkeliaran bebas, seperti mafia pangan yang selama ini mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasaran," kata Busyro di hotel Grand Quality, Sleman, Selasa (24/10).
Busyro mengatakan, Polri juga bisa fokus untuk memberantas mafia narkotika yang mengedarkannya di Indonesia dibandingkan menangani kasus korupsi. Apalagi sekarang ini, sambung Busyro, peredaran narkotika secara ilegal semakin meresahkan masyarakat.
"(Penindakan) korupsi serahkan ke KPK, dengan mengembangkan kerjasama yang lebih sistemik lalu menjaga keindependesiannya," ujar Busyro.
Busyro menjabarkan jika pencegahan dan pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK sejauh ini berhasil. Keberhasilan KPK ini di antaranya mampu menyelamatkan anggaran pemerintah.
"Buktinya banyak anggaran pemerintah yang berhasil diselamatkan KPK. Selain itu banyak pula pejabat publik yang berhasil dicegah agar tak melakukan tindak pidana korupsi," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya