Polisi mengungkap penjual bahan peledak buntut meledaknya mercon yang menewaskan anak 9 tahun di rumah Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/3) lalu.
Pelaku SR ditangkap di Sumenep Jawa Timur, lantaran memanfaatkan jual bahan peledak di akun online TikTok.
"Pelaku sudah ditangkap oleh Unit Reskrim di Dusun Lojikantang, Kecamatan Kalianget, Sumenep Jatim pada Kamis 26 Maret kemarin. Sekarang masih dalam pemeriksaan," kata Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo budi, Selasa (31/3).
Dalam aksinya, pelaku diketahui menjual bahan peledak secara ilegal melalui platform media sosial sejak tahun 2025.
Untuk menghindari kecurigaan, barang yang dijual tidak disebut sebagai petasan, melainkan menggunakan istilah lain.
"Modusnya barang yang dijual tidak disebut petasan, tapi ‘cat super’ untuk mengelabui petugas. Praktik ini dinilai sangat berbahaya karena bahan yang diperjualbelikan berpotensi menimbulkan ledakan jika dirakit tanpa standar keamanan," ungkapnya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit telepon genggam, serta sejumlah bahan kimia berupa bubuk pupuk, aluminium powder, dan belerang dengan masing-masing berat sekitar 250 gram.
"Pelaku kami jerat dengan Pasal 306 KUHP terkait tindak pidana bahan peledak. Ancaman hukuman yang dikenakan tergolong berat, yakni lebih dari lima tahun penjara," ujarnya.
Advertisement
Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam peredaran bahan peledak tersebut.
Kasus itu bermula dari ledakan hebat yang terjadi di sebuah rumah di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Jumat 20 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 01.10 WIB.
Ledakan tersebut mengakibatkan seorang bocah berusia 9 tahun bernama Gilang meninggal dunia, serta menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Suara dentuman keras membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Kekuatan ledakan bahkan terasa hingga radius sekitar 150 meter dari lokasi kejadian.