PDAM Batang dan Komunitas Pendaki Bersinergi dalam Restorasi Mata Air Cegah Krisis Air

PDAM Sendang Kamulyan Batang bersama komunitas pendaki gunung melakukan restorasi mata air di lereng Gunung Kamulyan dengan menanam ratusan bibit pohon beringin, upaya vital cegah krisis air.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PDAM Batang dan Komunitas Pendaki Bersinergi dalam Restorasi Mata Air Cegah Krisis Air
PDAM Sendang Kamulyan Batang bersama komunitas pendaki gunung melakukan restorasi mata air di lereng Gunung Kamulyan dengan menanam ratusan bibit pohon beringin, upaya vital cegah krisis air. (AntaraNews)

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berkolaborasi aktif dengan komunitas pendaki gunung setempat. Mereka bersinergi dalam sebuah gerakan restorasi mata air di sekitar lereng Gunung Kamulyan.

Upaya ini digalakkan sebagai langkah preventif yang krusial untuk mencegah terjadinya krisis air di wilayah tersebut. Gerakan ini melibatkan penanaman ratusan bibit pohon guna menjaga keberlanjutan sumber daya air.

Direktur Umum PDAM Batang, Sys Mandayun, menjelaskan bahwa inisiatif ini sangat penting. Langkah konkret ini menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat.

Sys Mandayun mengungkapkan bahwa sekitar 200 bibit pohon beringin telah ditanam di beberapa titik sumber mata air di lereng Gunung Kamulyan. Penanaman ini merupakan respons terhadap kondisi kawasan yang mulai gundul, yang berpotensi memicu krisis air.

Gerakan restorasi mata air ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian sumber air secara menyeluruh. Inisiatif ini diharapkan dapat mencegah tanah longsor, yang seringkali menjadi ancaman di daerah pegunungan.

Menurut Sys Mandayun, kegiatan ini memiliki retribusi penting dalam menjaga kontinuitas, kualitas, dan kuantitas pasokan air bersih kepada para pelanggan PDAM. Ketersediaan air yang stabil dan berkualitas adalah prioritas utama perusahaan.

Beliau menambahkan, "Ya ada sekitar 200 bibit pohon yang kami tanam di sejumlah sumber mata air lereng Gunung Kamulyan itu untuk mencegah krisis air akibat kondisi di kawasan tersebut mulai gundul." Pernyataan ini menegaskan urgensi dari tindakan restorasi.

PDAM Batang sangat mengapresiasi kolaborasi dengan komunitas pendaki gunung yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Kemitraan ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memastikan ketersediaan air bagi seluruh masyarakat Batang.

Sys Mandayun berharap, langkah nyata dalam restorasi mata air ini dapat menginspirasi komunitas pendaki dan pecinta alam lainnya. Partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta keseimbangan alam.

Filosofi yang dipegang teguh oleh PDAM Batang adalah tidak hanya mengambil manfaat dari bumi, tetapi juga bertanggung jawab untuk melestarikannya. Hal ini sejalan dengan visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Beliau menekankan, "Kita tidak boleh memeras hasil dari bumi seperti air. Akan tetapi, kami juga tetap melestarikan dan menjaga keseimbangan alam ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan." Ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap lingkungan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi