Parkir Kendaraan 2 Bulan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bule Ini Bayar Rp9,6 Juta

Selain itu, dari nota itu diketahui bahwa Jack Morris memarkir kendaraannya di Bandara Ngurah Rai selama dua bulan, dari tanggal 1 April 2021 pukul 12.52 Wita hingga 1 Mei 2021 pukul 21.55.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Parkir Kendaraan 2 Bulan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bule Ini Bayar Rp9,6 Juta
Bule bayar parkir. ©2021 Merdeka.com

Warga Negara Asing (WNA) kembali viral di media sosial. Kali ini, bule bernama Jack Morris membayar biaya parkir hingga Rp9,6 juta di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Lewat akun, @doyoutravel yang diikuti 2,5 juta itu, ia memposting story nota parkir dan menjadi viral dan nota pembayaran yang diunggah terlihat membayar biaya parkir sebanyak Rp9.640.000. Jumlah itu, terdiri atas lost ticket Rp 100 ribu, tarif A (reguler) Rp7.680.000 dan tarif B (premium) Rp1.860.000.

Selain itu, dari nota itu diketahui bahwa Jack Morris memarkir kendaraannya di Bandara Ngurah Rai selama dua bulan, dari tanggal 1 April 2021 pukul 12.52 Wita hingga 1 Mei 2021 pukul 21.55.

"9,6 mil IDR.. niceeeeee. (Thats around $670 USD). I wasn't expecting this much tbh, quick shocked," tulis Jack Morris dalam postingannya itu.

Sementara, Taufan Yudhistira selaku Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai membenarkan peristiwa itu di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dan warga asing itu memang parkir di sana selama dua bulan.

"Iya di parkir dua bulan, 1 April sampai 1 Juni," kata Taufan, saat dihubungi Rabu (2/6).

Ia menerangkan, untuk tarif parkir di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, untuk tarif roda empat sebesar Rp10 ribu untuk satu jam pertama. Kemudian, satu jam selanjutnya bakal dikenakan Rp 5 ribu. Sementara, untuk parkir roda dua Rp4 ribu selama 12 jam. Setelah 12 jam, tarif roda dua dikenakan Rp2 ribu.

"Untuk (roda empat) satu jam pertama Rp10 ribu dan satu jam selanjutnya tambah Rp5 ribu tinggal dikalikan saja.
Setiap, 24 jam dia akan kembali Rp 10 ribu jam pertama dan tambah Rp 5 ribu satu jam selanjutnya dan terus sampai dua bulan," imbuhnya.

Ia menyampaikan, tak mengetahui bahwa bule tersebut dari negara mana. Sementara, untuk biaya parkir dianggap mahal oleh bule tersebut dan akan memanggil bule tersebut hal itu masih pembicaraan. "Kami masih pembicaraan," ujar Taufan.

Rekomendasi