Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Para Kades di Karanganyar Dipanggil Polda Jateng, Ini Penjelasan Bupati

Para Kades di Karanganyar Dipanggil Polda Jateng, Ini Penjelasan Bupati

Bupati Karanganyar Rober Christanto buka suara ihwal pemanggilan para kepala desa (kades) oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.

Meskipun mengakui para kepala desa dipanggil terkait dugaan pemotongan dana aspirasi desa anggaran 2020-2022 dan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, menurut Rober, pemanggilan itu tidak ada kaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi.

"Bukan terkait dugaan korupsi dana aspirasi. Rasanya tidak ada, cuma untuk evaluasi aja. Untuk kelengkapan dan yang lain saja. Semuanya sudah dijalankan, saya cek ke bawah, nggih, dengan baik," ujarnya, Senin (27/11).

Rober memastikan bahwa para kepala desa akan mengikuti proses sesuai prosedur di kepolisian. Ia juga menyampaikan, pemanggilan akan dijadwalkan ulang.<br>

Rober memastikan bahwa para kepala desa akan mengikuti proses sesuai prosedur di kepolisian. Ia juga menyampaikan, pemanggilan akan dijadwalkan ulang.

"Itu kayaknya mau dijadwalkan ulang. Saya belum mendapatkan suratnya," katanya.

Rober mengakui pemanggilan tersebut terkait penggunaan dana belanja desa mulai 2020 hingga 2022.

"Biar tahu saja. Pemanggilan itu kita lakukan setelah adanya aduan dari masyarakat. Terkait dugaan pemotongan dana aspirasi desa anggaran 2020-2022. Ditambah lagi ada sejumlah pekerjaan yang tak sesuai dengan spesifikasi," jelasnya.

Para Kades di Karanganyar Dipanggil Polda Jateng, Ini Penjelasan Bupati

Sebelumnya, Polda Jateng telah memeriksa 13 orang terkait dugaan penyalahgunaan dana aspirasi yang dikucurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng untuk desa-desa di wilayah Kabupaten Karanganyar.

"Kami kan mendapat aduan dari warga masyarakat banyak sekali. Kemudian dari laporan tersebut kami lakukan pemeriksaan. Ini sudah sejak bulan April 2023," ujar Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio ditemui merdeka.com di Solo, Sabtu (25/11).

"Ini prosesnya sudah berjalan. Ada 13 orang yang terkait di dalamnya kami periksa," sambungnya.

Menurut Dwi, para kepala desa yang diperiksa tersebut mendapatkan bantuan aspirasi dari Pemprov Jateng. Selain Karanganyar, pemanggilan juga dilakukan kepada para kepala desa di Kabupaten Wonogiri dan Klaten.

"Itu baru sebatas aduan ya. Kami juga belum bisa mengetahui apakah memang benar ada atau tidak," katanya.

Ditambahkan Dwi, pemeriksaan tersebut berupa penggalian keterangan lebih lanjut beserta pendalaman dokumen-dokumen terkait. Pihaknya juga menelusuri adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. "Dari 13 yang diperiksa, sudah dua wilayah kita minta klarifikasi,” jelas dia.

Ketigabelas orang yang diperiksa tersebut, lanjut Kombes Dwi, semuanya merupakan pihak terkait yang diduga terlibat dalam Bankeu Sarpras Provinsi Jateng 2020-2022. Mereka terdiri dari pihak swasta dan instansi. "Untuk kades belum kita periksa. Kerugian juga sedang kami dalami," pungkasnya.

Prihatin Kantor Pemadam Kebakaran di Pasar Ikan, Begini Kondisinya
Prihatin Kantor Pemadam Kebakaran di Pasar Ikan, Begini Kondisinya

Potret kantor dinas regu pemadam kebakaran Tasikmalaya ramai disorot.

Baca Selengkapnya icon-hand
Deretan Eks Kapolda Banten Berkarier Moncer: Tiga Jadi Kapolri, Satu Bikin Malu Kena Kasus Narkoba
Deretan Eks Kapolda Banten Berkarier Moncer: Tiga Jadi Kapolri, Satu Bikin Malu Kena Kasus Narkoba

Jabatan Kapolda Banten dirasa menjadi salah satu batu loncatan bagi para Jenderal Polri untuk meraih karir cemerlang usai menjabatnya. Siapa saja?

Baca Selengkapnya icon-hand
Potret Masa Kecil Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri, Ternyata Lahir Berdekatan
Potret Masa Kecil Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri, Ternyata Lahir Berdekatan

Adiba dan Egy sudah resmi menjadi pasangan suami istri, potret masa kecil mereka pun mengundang rasa penasaran untuk beberapa orang.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dipuji Bayi Mandiri, Potret Menggemaskan Anak Lesti Kejora & Rizky Billar Semakin Pintar Bisa Makan Sendiri
Dipuji Bayi Mandiri, Potret Menggemaskan Anak Lesti Kejora & Rizky Billar Semakin Pintar Bisa Makan Sendiri

Muhammad Leslar Al-fatih Billar tumbuh menjadi anak yang semakin pintar. Di usianya yang masih satu tahun, ia sudah pintar makan sendiri

Baca Selengkapnya icon-hand
DPR Soroti Ajudan Jenderal Tewas Hingga 'Colek' Kapolri
DPR Soroti Ajudan Jenderal Tewas Hingga 'Colek' Kapolri

Brigadir Setyo Herlambang ajudan Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Aditya Jaya ditemukan tewas bersimbah darah.

Baca Selengkapnya icon-hand
Reaksi Keras Ketua PDIP Kabupaten Kediri Sejumlah Orang Mengaku Kader Dukung Prabowo-Gibran
Reaksi Keras Ketua PDIP Kabupaten Kediri Sejumlah Orang Mengaku Kader Dukung Prabowo-Gibran

PDIP Kabupaten Kediri yakin seluruh kadernya tegak lurus pada keputusan DPP.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gagal Bertemu Bupati Sukoharjo, Pria Misterius Tenteng Pedang Cari Gibran dan Megawati
Gagal Bertemu Bupati Sukoharjo, Pria Misterius Tenteng Pedang Cari Gibran dan Megawati

Kedatangan pria yang menenteng pedang tersebut tak terdekteksi pengamanan internal kantor bupati.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kabar 6 Warga Papua Tewas Karena Kelaparan, Menteri Jokowi Ungkap Fakta Lain
Kabar 6 Warga Papua Tewas Karena Kelaparan, Menteri Jokowi Ungkap Fakta Lain

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menerjunkan tim untuk menelusuri bencana kelaparan di Distrik Agandugume dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jejak Rekam Jenderal Polisi Keturunan Nabi Muhammad Kini Jadi Kapolda, Latar Belakangnya Reserse
Jejak Rekam Jenderal Polisi Keturunan Nabi Muhammad Kini Jadi Kapolda, Latar Belakangnya Reserse

Jenderal bintang dua Polri itu merupakan satu-satunya habib di Indonesia yang menjabat sebagai Kapolda.

Baca Selengkapnya icon-hand