Pangdam Tanjungpura Perkuat Kerja Sama TNI TDM Cegah Penyelundupan di Perbatasan

Panglima Kodam XII/Tanjungpura menegaskan pentingnya Kerja Sama TNI TDM dalam menekan penyelundupan dan aktivitas ilegal di perbatasan RI-Malaysia, khususnya di Kalimantan Barat, demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pangdam Tanjungpura Perkuat Kerja Sama TNI TDM Cegah Penyelundupan di Perbatasan
Panglima Kodam XII/Tanjungpura menegaskan pentingnya Kerja Sama TNI TDM dalam menekan penyelundupan dan aktivitas ilegal di perbatasan RI-Malaysia, khususnya di Kalimantan Barat, demi menjaga stabilitas keamanan wilayah. (AntaraNews)

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menekankan pentingnya sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentera Darat Malaysia (TDM). Penegasan ini bertujuan untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan serta mencegah penyelundupan barang ilegal dan aktivitas lintas batas yang melanggar hukum. Komitmen ini disampaikan dalam kunjungan kerja ke kawasan perbatasan RI–Malaysia.

Kunjungan tersebut berlangsung di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Minggu. Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan TDM. Hal ini dilakukan demi menekan berbagai aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan barang di sepanjang perbatasan kedua negara.

Dalam kesempatan itu, Pangdam XII/Tanjungpura diterima oleh kuasa hukum Panglima Tentera Darat (PTD) Malaysia, Jenderal Dato Azhan Md Othman. Pertemuan bilateral ini membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pengamanan wilayah perbatasan. Fokus utama adalah pada peningkatan patroli bersama, pertukaran informasi intelijen, dan penanganan ancaman keamanan lintas batas.

Sinergi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito berharap kunjungan ini dapat semakin mempererat sinergi antara kedua angkatan darat dalam menjaga perbatasan negara. Ancaman utama yang menjadi perhatian adalah penyelundupan barang ilegal yang kerap terjadi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Kerja sama yang solid diharapkan mampu menciptakan kondisi perbatasan yang aman dan stabil.

Pangdam menegaskan kembali komitmen bersama untuk memperkuat pengamanan dan keamanan di wilayah perbatasan. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan dan integritas wilayah. Sinergi yang kuat antara TNI dan TDM menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan keamanan di area perbatasan.

Peningkatan patroli bersama dan pertukaran informasi intelijen menjadi pilar utama dalam memperkuat pengamanan. Langkah-langkah ini dirancang untuk mendeteksi dan menindak setiap upaya penyelundupan atau aktivitas ilegal lainnya secara lebih efektif. Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalisir kerugian yang diakibatkan oleh kegiatan transnasional tersebut.

Komitmen Bersama Hadapi Tantangan Lintas Batas

Jenderal Dato Azhan Md Othman turut menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara TNI dan TDM. Menurutnya, kolaborasi ini krusial dalam menghadapi tantangan penyelundupan dan kegiatan ilegal lainnya yang berpotensi merugikan kedua negara. Stabilitas dan keamanan kawasan perbatasan sangat bergantung pada eratnya hubungan kedua institusi militer.

Jenderal Dato Azhan Md Othman menyatakan bahwa kerja sama yang erat antara TNI dan TDM adalah kunci utama. Hal ini untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan perbatasan secara menyeluruh. Komitmen bersama ini mencerminkan kesadaran akan ancaman bersama yang memerlukan respons terkoordinasi dan terintegrasi dari kedua belah pihak.

Tantangan lintas batas seperti penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, dan peredaran senjata ilegal memerlukan pendekatan yang komprehensif. Dengan adanya koordinasi yang baik, kedua angkatan darat dapat berbagi sumber daya dan keahlian. Ini akan meningkatkan kapasitas mereka dalam mengatasi berbagai bentuk kejahatan transnasional yang mengancam keamanan regional.

Peninjauan Lapangan dan Arahan Prajurit

Selain pertemuan bilateral, rombongan dari kedua belah pihak juga melakukan peninjauan ke Pos Gabungan Malaysia (Gapma) Koki Jagoi Babang. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan kesiapan personel. Interaksi langsung dengan prajurit di garis depan juga menjadi bagian penting dari kunjungan ini.

Dalam kunjungan tersebut, Panglima Tentera Darat Malaysia memberikan pengarahan kepada personel TNI dan TDM yang bertugas di wilayah perbatasan. Pengarahan ini menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan baik dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Disiplin, kewaspadaan, dan profesionalisme prajurit menjadi fokus utama dalam setiap arahan.

Diharapkan, dengan adanya pengarahan dan peninjauan langsung, semangat serta motivasi prajurit di perbatasan semakin meningkat. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan keamanan masyarakat. Peran aktif mereka sangat vital dalam upaya pencegahan penyelundupan dan menjaga stabilitas di wilayah perbatasan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi