Ngaku pernah icip fasilitas lantai 7, pemuda ini laporkan Alexis ke polisi

Rabu, 1 November 2017 19:32 Reporter : Ronald
Ngaku pernah icip fasilitas lantai 7, pemuda ini laporkan Alexis ke polisi Pemuda ngaku ke Alexis. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Arianto mengaku dari Ketua badan Mahasiswa Gempita melaporkan adanya dugaan perbuatan prostitusi di Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara, ke Sentral Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Rabu (1/11) sore. Namun, laporannya ditolak.

Menurutnya, polisi belum bisa menerima laporannya karena masih perlu alat bukti atas tuduhannya. Dalam laporannya, dirinya hanya membawa bukti video yang di-download dari Youtube dan membawa dua orang saksi. Tetapi, polisi tidak dapat memproses bukti tersebut.

"Masih dalam tahap koordinasi, kita melakukan laporan lagi nanti usai berkas yang lain lengkap. Yang tadi diberikan keterangan ke polisi, kita beri adanya ketika penelitian di Alexis itu, kita punya saksi, kedua adanya berupa video," kata Arianto di lokasi.

Arianto mengklaim, kalau dirinya telah melakukan investigasi langsung ke Hotel Alexis itu di lantai 7. Di mana ia menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan di sana yakni perdagangan manusia oleh muncikari.

"Video itu bukan esek-esek isinya, tetapi semacam dalam suasana di hotel ada wanitanya. Kalau melanggar enggak, tetapi ada saksi atau teman itu yang kita lakukan masuk ke dalam untuk ketahui semuanya. Masuk ke lantai 7 akan ditawarkan oleh seorang muncikari pelayanan dari wanita penghibur dengan membayar sejumlah uang. Masuk bayar Rp 200 ribu dikasih gelang, masuk ke lantai atas langsung ada muncikari yang menawarkan, kalau lokal Rp 1,5 juta kalau luar Rp 2,5 juta itu langsung bisa dibawa ketahap selanjutnya," jelasnya.

"Berdua datang ke sana, saya sama kawan. Merasakan semua, dari awal masuk sampai selesai, sampai pulang," sambungnya.

Lebih lanjut ia beralasan baru kini buat laporan karena mengaku demi keselamatan. Sehingga baru saat ini ia berani membuat laporan ini.

"Tiga bulan lalu ke Alexis-nya, karena kita harus lihat kondisi keamanan, sama waktu itu lagi hangatnya, karena keselamatan kita itu kan penting, sehingga baru lapor sekarang," pungkas Arianto. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini