Pengakuan Rekan Kerja Taufik Hidayat, Sempat Curhat Minta Saran Kabur atau Menyerahkan Diri ke Polisi

Saat itu, Taufik meminta saran apakah mesti tetap kabur dari kejaran polisi atau menyerahkan diri. Dadang pun menyarankan agar Taufik memilih menyerahkan diri.

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Pengakuan Rekan Kerja Taufik Hidayat, Sempat Curhat Minta Saran Kabur atau Menyerahkan Diri ke Polisi
Pengakuan Rekan Kerja Taufik Hidayat, Sempat Curhat Minta Saran Kabur atau Menyerahkan Diri ke Polisi (Merdeka.com)

Taufik Hidayat (30) yang menyekap dan menganiaya kekasihnya yakni Yuvita Tri Rezeki (29) hingga luka berat telah ditangkap polisi. Ternyata, di balik penangkapan itu diduga ada andil dari mantan rekan kerja pelaku yakni Dadang Ahyar Ismail. Taufik diketahui sempat bekerja sebagai debt collector atau mata elang.

Sebelum Taufik ditangkap, Dadang mengaku sempat dihubungi oleh Taufik. Saat itu, Taufik meminta saran apakah mesti tetap kabur dari kejaran polisi atau menyerahkan diri. Dadang pun menyarankan agar Taufik memilih menyerahkan diri.

"Kamu kalau misalkan lari-lari, kalau mujur sampai kakek-kakek pasti lari, capek, saya bilang gitu. Itu yang pertama. Kedua karena di medsos sudah ramai, kamu bisa jadi ketangkap warga, mati di jalan, atau yang ketiga ketangkap sama polisi, kayak di TV ditembak. Kamu pilih saja mau yang mana," kata Dadang saat dikonfirmasi pada Rabu (24/6).

"Dia mikir lama. Sampai pada akhirnya kemarin 'Ya sudah Pak, saya ngikut Bapak saja mau menyerahkan diri'," ujar dia menirukan jawaban Taufik.

Mendengar hal itu, Dadang lalu menghubungi salah seorang anggota polisi. Dadang pun mengingatkan agar Taufik bersikap kooperatif ketika dimintai keterangan oleh polisi. Setelah itu, Taufik datang ke rumahnya dan dibawa polisi ke Polsek Majalaya hingga Polda Jabar.

"Jadi teknisnya gimana, setelah ngobrol sebentar (di rumah) barulah dibawa sama anggota Polda ke Majalaya dulu, penuh di sana," ucap dia.

Dadang mengaku bekerja dengan Taufik pada tahun 2023 hingga 2024. Dadang mengatakan Taufik hanya sempat bercerita sekilas soal hubungan dan alasannya tinggal bersama dengan Yuvita. Mereka memutuskan tinggal bersama atas dasar kesetiaan.

"Katanya ngontrak bareng, sampai pengakuan si Taufik saking istrinya itu pengin sama si Taufik, dia berani pasang tato. Saya tidak tahu tato apa atau tidak, tapi informasi dari si Taufik," kata dia.

"(Kalau perilaku) Sama saja, biasa saja, tidak ada yang janggal. Di bekerja dia masing-masing sesuai tugas yang diberikan. Tapi kalau karakter biasa caja," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, aksi penganiayaan dan penyekapan itu dilakukan oleh Taufik di sebuah indekos yang berada di Cileunyi, Kabupaten Bandung, selama tiga tahun.

Adapun akibat dianiaya, korban menderita luka berat pada bagian kepala, wajah, dan kaki sehingga tak dapat melihat, berjalan, dan berbicara dengan normal.

Taufik sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Taufik disangkakan Pasal 466 dan Pasal 446 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Rekomendasi