Nelayan Kembali Temukan 1 Kg Kokain, Kapolres Kepulauan Selayar Sebar Anggota Sisir Pantai

Sekitar pukul 19.00 Wita, ia melihat tumpukan sampah di pinggir pantai dan setelah diperiksa menemukan satu bungkusan mencurigakan berisi serbuk putih.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Nelayan Kembali Temukan 1 Kg Kokain, Kapolres Kepulauan Selayar Sebar Anggota Sisir Pantai
Nelayan Kembali Temukan 1 Kg Kokain, Kapolres Kepulauan Selayar Sebar Anggota Sisir Pantai (Merdeka.com)

Kepolisian Resor Kepulauan Selayar kembali menerima laporan dari nelayan tentang keberadaan diduga narkoba jenis kokain seberat 1 Kilogram (kg) di Pesisir Pantai Barat Bontosinde, Jumat (13/3). Usai kembali ditemukan paket kokain tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan meminta kepada personelnya untuk menyisir bibir pantai

Didid menjelaskan bahwa paket tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Nuka yang saat itu berjalan dari rumahnya di Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan menuju pesisir pantai. Sekitar pukul 19.00 Wita, ia melihat tumpukan sampah di pinggir pantai dan setelah diperiksa menemukan satu bungkusan mencurigakan berisi serbuk putih yang diduga kokain.

"Warga yang menemukan paket tersebut kemudian membawanya ke rumah dan sekitar pukul 21.00 Wita melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Barat Lambongan, Bripka Andi Nuryadin. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kapolsek Bontomate dan Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Minggu (15/3).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres bersama Kasatres Narkoba mendatangi warga yang menemukan paket tersebut serta melakukan pengecekan di lokasi penemuan. Barang bukti berupa satu paket yang diduga narkotika jenis kokain dengan berat bruto sekitar 1 kilogram kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Kepulauan Selayar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Didid juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu aparat dalam melakukan penyisiran di wilayah pesisir pantai, mengingat sebelumnya telah ditemukan sejumlah paket yang diduga kokain di beberapa lokasi berbeda di wilayah Selayar.

"Saya mengajak seluruh Kapolsek untuk memberdayakan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang pantai Selayar. Jika masyarakat menemukan paket mencurigakan yang diduga narkotika agar segera dilaporkan kepada pihak kepolisian," kata Didid.

Didid menegaskan bahwa masyarakat yang membantu menemukan dan melaporkan barang tersebut akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian terhadap upaya pemberantasan narkotika.

"Warga yang menemukan dan melapor langsung ke Polres akan saya berikan reward atau hadiah. Ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden dalam pemberantasan narkoba. Mari kita tunjukkan bahwa Polres Selayar bersama masyarakat mampu mencegah penyalahgunaan dan penyelundupan narkotika di wilayah ini," tegasnya.

Didid menambahkan bahwa temuan terbaru ini melengkapi rangkaian penemuan sebelumnya di sejumlah wilayah pesisir Selayar, di mana nelayan dan warga telah menemukan 25 paket yang diduga kokain dengan total berat sekitar 25,44 kilogram di beberapa lokasi berbeda. Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan dan ditangani melalui koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan serta unsur TNI.

"Dan proses penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh Polda Sulsel bersama Kodam XIV/Hasanuddin sebagai bagian dari upaya pengungkapan jaringan peredaran narkotika yang diduga masuk melalui jalur laut," ucapnya.

Sementara Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Selayar AKP Suhardiman mengatakan pihaknya telah mengamankan barang temuan tersebut serta melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan keterangan dari saksi yang menemukan paket tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan asal-usul barang tersebut serta kaitannya dengan temuan sebelumnya di wilayah pesisir Selayar.

"Kami telah mengamankan barang bukti dan melakukan interogasi awal terhadap saksi yang menemukan paket tersebut. Selanjutnya barang bukti akan diproses sesuai prosedur untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar ucapnya.

Rekomendasi