Modus Ban Kempes, Perampok Gasak Rp 70 Juta Milik Pengusaha di Samarinda

"Iya, kerugian Rp 70 juta," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Yunus Kelo, kepada wartawan usai olah TKP.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Modus Ban Kempes, Perampok Gasak Rp 70 Juta Milik Pengusaha di Samarinda
Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Kawanan perampok, kembali beraksi di Samarinda. Setelah pagi tadi 4 perampok gasak Rp 600 juta dan lukai korbannya, siang ini tadi, perampok kembali gasak Rp 70 juta. Modusnya, pura-pura memberitahukan ban mobil kempes.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.30 Wita, di toko sembako di kawasan Jalan Pahlawan, seberang jalan kantor salah satu bank. Sopir, Lambertus (30), sedang mengambil uang tagihan.

"Saya masuk ke dalam toko ambil tagihan, saya titipkan tas isi uang ke teman saya di mobil," kata Lambertus, ditemui di Mapolsek Samarinda Kota, Selasa (22/1).

Belakangan, datang 2 orang motor berboncengan, dimana salah satunya memberitahukan bahwa ban mobil kempes. "Saya cek. Nggak tahunya, saya lihat orang yang beritahukan ban kempes itu, bawa tas. Ya tas di dalam mobil. saya sempat teriak, keburu kabur," kata Amin (45), rekan kerja Lambertus.

Kasus itu, kini ditangani Polsek Samarinda Ulu, lantaran lokasi kejadian, berada di wilayah Samarinda Ulu. Tim Reskrim Polsek Samarinda Ulu, bergegas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mencari petunjuk.

"Iya, kerugian Rp 70 juta," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Yunus Kelo, kepada wartawan usai olah TKP.

Dikonfirmasi merdeka.com, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono mengatakan, tim gabungan Jatanras Polresta dan seluruh Polsek jajaran, dikerahkan untuk memburu pelaku perampokan. "Untuk yang kejadian bawa kabur Rp 600 juta, pelaku melukai korbannya. Ada 4 pelaku, pakai sepeda motor," kata Sudarsono.

"Sekarang sedang bergerak mencari pelaku. Polres dan Polsek, semua bergerak. Termasuk itu yang tadi (rampok modus ban kempes), kita tangani bersama Polsek Samarinda Ulu," ungkap Sudarsono.

Diketahui, 4 perampok beraksi pagi tadi sekira pukul 10.30 Wita. Misyanto (32), mengalami luka bacok di kepala, lengan kiri dan kakinya, saat mobil dia parkir di depan Hotel Grand Zamrud 2 Jalan Panglima Batur. Uang Rp 600 juta, raib dibawa kabur kawanan perampok. Sedangkan Misyanto, dirawat di IGD RSUD AW Syachranie Samarinda.

Rekomendasi