Mobil Panpel PS Tira dirusak suporter berseragam hijau di Stadion Sultan Agung
Merdeka.com - Dua mobil milik panitia pelaksana (panpel) PS TNI Rakyat (Tira) yang terparkir di area Stadion Sultan Agung, Bantul, diduga dirusak suporter pendukung Persebaya atau Bonek yang akan menyaksikan laga Persija vs Persebaya nanti malam. Akibat perusakan ini kaca mobil milik panpel PS Tira ini pecah.
"Mobil panpel PS Tira diserang dan dirusak oknum suporter (berpakaian warna) hijau," ujar seorang media officer PS Tira, Nandang Permana, Minggu (3/6).
Nandang menceritakan perusakan berawal saat panpel PS Tira akan melakukan koordinasi dan konferensi pers di Stadion Sultan Agung. Koordinasi dan konferensi pers ini digelar sebagai persiapan PS Tira yang akan menjamu Barito.
"Sampai area stadion langsung dirusak. Mobil rusak berat. Bagaimana enggak rusak, kayak hujan batu itu," terang Nandang.
Sementara itu Sekretaris Umum PS Tira, Yandri menyampaikan pihaknya tak menyangka akan mendapatkan serangan diduga dilakukan Bonek. Sebab, pihaknya menyangka area stadion sudah aman karena adanya penjagaan dari pihak kepolisian.
"Pas masuk, kita diserang. Kacau semua, hancur. Kami dilempari batu. Bonek mengira kami suporter Persija, padahal kami PS Tira," keluh Yandri.
Yandri menduga mobil milik panpel PS Tira ini diduga dikira Bonek sebagai mobil suporter Persija Jakarta, The Jack. Selain merusak mobil milik panpel PS Tira, seorang manajemen PS Tira, Serda Risma juga mengalami luka di tangan karena serangan tersebut.
"Kami akan protes dan minta tanggung jawab ke Panpel laga Persija vs Persebaya. Keamanan kan merupakan tanggung jawab Panpel Persija sebagai tuan rumah. Kalau enggak ada tanggung jawab, kita lapor polisi. Kami berharap besok tidak ada dampaknya untuk laga PS Tira melawan Barito," tutup Yandri.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya