Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mobil BPBD Barito Selatan kecelakaan, tewaskan 2 siswi SMA

Mobil BPBD Barito Selatan kecelakaan, tewaskan 2 siswi SMA Mobil Dinas BPBD Bariro Selatan kecelakaan. ©2016 Merdeka.com/ Nur Aditya

Merdeka.com - Mobil dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan mengalami kecelakaan di Jalan Poros Palangkaraya menuju Buntok di Desa Timpah, Selasa (27/9). Kecelakaan itu menewaskan dua siswi SMA di lokasi.

Dua orang termasuk sopir kini diamankan di Polsek Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.00 WIB. Belum diketahui jelas kronologi terjadinya peristiwa maut itu.

Namun, disebutkan mobil dinas BPBD Barito Selatan bernomor polisi B 9184 PSD datang dari arah Buntok menuju Palangkaraya. Saat bersamaan, dua siswi sedang mengendarai Yamaha Mio bernomor polisi KT 4040 TR.

Peristiwa terjadi begitu cepat, sehingga kedua siswi tidak berhelm terlempar dari motornya dan meninggal seketika di lokasi. Diketahui, sebelum kejadian, kedua siswi itu sedang berangkat ke sekolah di SMAN 1 Timpah.

Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang membenarkan peristiwa maut, yang terjadi pagi tadi, dan menewaskan dua siswi pascakejadian. "Ya benar kejadian itu benar, 2 orang siswi meninggal di lokasi setelah kecelakaan itu, antara mobil dinas BPBD Barito Selatan," kata Jukiman saat dikonfirmasi merdeka.com.

"Kedua korban menuju ke sekolahnya. Dua orang mengamankan diri dan kita amankan ke Polsek Timpah. Kita sedang lakukan upaya penyelidikan lebih lanjut di Polres Kapuas," ujar Jukiman.

mobil dinas bpbd bariro selatan kecelakaan

Peristiwa itu membuat Jukiman turun tangan langsung ke lokasi kejadian untuk mengawal langsung kasus itu, sekaligus untuk memberikan empati kepada keluarga kedua siswi. Jarak dari Polres Kapuas menuju kecamatan Timpah, ditempuh lebih kurang lima jam perjalanan darat.

"Hasil penyelidikan belum bisa disimpulkan. Apakah korban jatuh duluan lalu ditabrak, atau ada tabrakan yang mendahului sehingga mengakibatkan korban jiwa," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jukiman juga mengingatkan agar semua pihak tertib berlalu lintas. Menurut dia, masyarakat yang sadar pentingnya helm masih sangat minim. Pentingnya penggunaan helm mesti didukung semua pihak mulai dari guru hingga keluarga dan elemen masyarakat lainnya.

"Penggunaan helm itu mutlak untuk pengguna sepeda motor. Itu menjadi tantangan besar kita kepada masyarakat yang jauh dari perkotaan, untuk terus bersosialisasi, mengingatkan penggunaan helm," demikian Jukiman.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP