Mensos: Santri kids zaman now juga harus gaul
Merdeka.com - Pelantikan Pengurus Himpunan Silaturahmi Santri Nusantara (HISSNU) Kabupaten/ Kota se Jawa Timur di Pondok Pesantren At-Tauhid Sidosermo Surabaya, Jawa Timur, menunjukkan sebagai penguatan di lingkungan santri. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai, penguatan itu karena banyak santri-santri senior yang mempunyai pondok.
Kemudian di sisi lain juga ada santri yang tidak mempunyai pondok, tetapi melakukan dakwah keliling dan tidak berbasis pesantren.
"Jadi ini menjadi bagian penguatan peran dari santri dan pesantren sebagai pagar NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Maka mereka pun mempunyai tema bagaimana santri ini berproses membangun ekonomi dengan nasionalisme," kata Khofifah di sela usai menghadiri acara pelantikan pengurus HISSNU, Minggu (12/11).
Menurut dia, santri merupakan menjadi bagian penting dari nasionalis untuk terus dilakukan replikasi. Apalagi, sekarang ini memasuki era milenial, yang dikatakan santri kekinian, atau 'kids zaman now'.
"Jadi santri kids zaman now ini berarti anak muda yang masuk dalam lingkup, dimana di bawah usia 30 tahun, masuk kategori milenial, kids zaman now. Santri harus tetap memiliki ruh kesantrian yang kuat. Tetapi mereka (santri) itu juga gaul," ujar mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya