Menkes Targetkan Pembangunan 66 Rumah Sakit Dipercepat Jadi 2 Tahun, Anggaran Makin Bengkak?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan pembangunan 66 rumah sakit di Indonesia rampung dalam waktu dua tahun.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Menkes Targetkan Pembangunan 66 Rumah Sakit Dipercepat Jadi 2 Tahun, Anggaran Makin Bengkak?
Menkes Budi Sadikin datangi Istana (merdeka)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan pembangunan 66 rumah sakit di Indonesia rampung dalam waktu dua tahun. Dia mengatakan program quick win Presiden Prabowo Subianto ini awalnya ditargetkan rampung lima tahun.

"Itu kan ada laporan quick win nya beliau (Presiden). Beliau kan ada 3 program quick winnya, pembangunan rumah sakit 66 dalam 5 tahun tadinya," kata Budi Gunadi usai menghadap Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Dia menyampaikan 32 rumah sakit akan dibangun pada tahun 2025, sedangkan sisanya tahun 2026. Budi menuturkan sebanyak 16 dari 32 rumah sakit sudah groundbreaking atau peletakkan batu pertama.

"Kita bilang bisa dimajukan dalam 2 tahun. Tahun ini rencananya 32, tahun depan 34. Dari 32 ini, 16 sudah groundbreaking. Jadi diharapkan bisa selesai tahun ini. Nah sisanya akan di groundbreaking segera," jelasnya.

Budi menyebut percepatan pembangunan 66 rumah sakit ini tak membutuhkan tambahan anggaran. Namun, Prabowo sudah menyetujui realokasi pos anggaran untuk program quick win.

"Cuma ada sedikit realokasi anggaran yang butuh persetujuan dari beliau. Tadi beliau juga sudah menyetujui, nggak nambah anggaran, tapi perpindahan pos anggaran untuk quick win yang pertama itu," tutur Budi.

Rekomendasi