Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menimbulkan Bau, Sampah Menumpuk di Kali Licin Depok Dikeluhkan Warga

Menimbulkan Bau, Sampah Menumpuk di Kali Licin Depok Dikeluhkan Warga Tumpukan sampah di Kali Licin. ©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Tumpukan sampah terlihat di Kali Licin, tepatnya Jalan Pramuka II Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, dekat Masjid Al Istiqomah. Tumpukan sampah itu menimbulkan bau tak sedap. Tumpukan sampah itu diperkirakan 10 meter panjangnya.

Tumpukan sampah kebanyakan adalah styrofoam. Wadah bekas makanan itu bertumpuk bercampur dengan lumpur dan eceng gondok yang menjalar di seluruh badan kali. Bau tak sedap menyerbak dari tumpukan sampah tersebut.

"Bau banget. Biasanya diangkut oleh petugas. Tapi sekarang belum diangkut," kata Yati pemilik warung nasi depan Kali Licin, Rabu (24/6).

Bau sampah bercampur bangkai tikus dan kucing. Bau tak sedap itu diakui sangat mengganggu warga sekitar.

"Sangat mengganggu, jadi enggak nyaman pengunjung," tukasnya.

Koordinator Lapangan DPUR Bidang SDA Saiman mengatakan, tumpukan sampah di Kali Licin sering dibersihkan oleh petugas Satgas SDA. Bahkan, belum lama ini pihaknya sudah mengangkut sampah di Kali Licin.

"Rutin diangkat, belum lama sudah diangkut sekitar satu minggu,” katanya.

Saiman mengaku, setiap ada penumpukan sampah pihak pengurus lingkungan selalu menginformasikan ke Satgas SDA Depok. Dia menjelaskan, tumpukan sampah di Kali Licin itu kiriman dari Bogor dan menumpuk di jembatan Masjid Al Istiqomah.

"Ada pendangkalan di kolong jembatan, lalu ditambah lagi banyak sampah kayu dan bambu yang nyangkut. Sehingga sampah menumpuk,” ungkapnya.

Dikatakan dia, sampah akan diangkat tiap hari jika terus menumpuk. "InsyaAllah, besok petugas Satgas akan turun mengangkut sampahnya,” pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP