Menikah muda untuk menghindari zina

Minggu, 14 Agustus 2016 06:31 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Menikah muda untuk menghindari zina Anak Ustaz Arifin Ilham menikah. ©instagram.com

Merdeka.com - Setiap manusia diwajibkan menikah dalam melangsungkan hidup. Kewajiban itu pun sesuai anjuran agama dan diatur dalam perundang-undangan.

Namun menjalani biduk rumah tangga tidak semudah yang dibayangkan. Perlu kematangan baik dalam mental maupun fisik kedua pasangan ketika berkomitmen dalam satu ikatan pernikahan.

Pemerintah sendiri mengatur batas usia menikah bagi pria pada usia 19 tahun dan wanita diusia 16 tahun. Batasan pernikahan itu diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 6.

Tapi, pembatasan usia menikah itu dinilai merugikan kaum perempuan. Salah satunya mengenai resiko kesehatan jika melakukan pernikahan di usia belia.

Meski dianggap merugikan kaum perempuan, nyatanya fenomena pernikahan anak di bawah umur tak bisa ditentang. Teranyar menjadi buah bibir publik mengenai pernikahan dini anak Ustaz Arifin Ilham bernama Muhammad Alvin Faiz.

Muhammad Alvin Faiz menikahi seorang wanita cantik bernama Larissa Chou pada Sabtu 6 Agustus 2016, di Kompleks Masjid Jami Az-Zikra, Sentul Selatan, Bogor. Larissa diketahui merupakan keturunan Tionghoa dan menjadi seorang muallaf.

Dalam akun instagramnya, Alvin mengatakan pernikahannya harus izin negara karena masih di bawah umur. Alvin diketahui baru menjajaki usia 17 tahun sedangkan sang istri tiga tahun lebih tua.

Ustaz Arifin Ilham mengizinkan putranya menikah muda karena ingin anaknya terhindar dari perbuatan zina. Alasan lainnya yaitu, Alvin memiliki kepribadian yang cukup matang meski berusia 17 tahun.

"Abi tidak rela api sekecil korek api sekalipun menyentuh tubuhmu nak, apalagi api neraka jahanam, inilah yg membuat abi buka jalan pernikahanmu, krn ingin Alvin, abi dan kita semua selamat, abi tidak ingin hati, pikiran, mata, telinga Alvin berbuat ma'siyat!" tulis Ustaz Arifin Ilham lewat fanpage Facebook pribadinya, baru-baru ini.

Fenomena pernikahan muda sebetulnya telah terjadi sejak zaman Rasullullah SAW menyiarkan agama Islam. Nabi Muhammad SAW diketahui menikahi istri pertamanya bernama Siti Khadijah pada usia 20-an.

Kemudian menikahi Siti Aisyah yang saat itu baru berusia belasan tahun. Saat menikahi Siti Aisyah inilah Nabi Muhammad SAW kerap diuji kedewasaannya karena dituntut membimbing istrinya yang masih belia.

Merdeka.com, hari ini membahas soal plus minus pernikahan muda dari segi kesehatan, psikolog, hingga orang yang menjalankan pernikahan dini. Silakan membaca. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Pernikahan
  2. Pernikahan Dini
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini