Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi telah memastikan kondisi keselamatan transportasi darat dan laut di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam keadaan aman dan siap melayani masyarakat. Kunjungan kerja ini dilakukan pada Sabtu, 27 September, dengan serangkaian inspeksi yang ketat dan menyeluruh.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin kenyamanan, keamanan, serta kelancaran mobilitas publik di wilayah tersebut. Menhub Dudy secara langsung meninjau fasilitas vital seperti pelabuhan, melakukan ramp check pada armada bus, dan bahkan menjajal layanan Trans Banjarbakula.
“Inspeksi ini merupakan bagian dari upaya menjaga transportasi yang aman,” ujar Menteri Dudy setelah meninjau pusat-pusat transportasi utama di Banjarmasin, yakni Terminal Tipe A Gambut Barakat dan Pelabuhan Trisakti, sebagaimana dikutip dari pernyataan di Jakarta.
Advertisement
Advertisement
Inspeksi Terminal Gambut Barakat dan Kesiapan Armada Bus
Dalam kunjungannya, Menteri Dudy Purwagandhi memfokuskan perhatian pada Terminal Tipe A Gambut Barakat, sebuah fasilitas penting yang melayani rute bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Beliau memeriksa langsung beberapa bus, termasuk bus AKAP, serta bus reguler dan perintis Damri, bahkan berdialog dengan para pengemudi.
Menhub menyatakan kepuasannya terhadap hasil pemeriksaan. “Kami sudah cek semuanya. Bus-bus dalam kondisi baik. Data pemeriksaan kendaraan dan kelaikan jalan (ramp check) untuk setiap operator bus juga lengkap,” tegasnya. Beliau berharap prosedur keselamatan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Terminal Gambut Barakat memiliki luas area 42.000 meter persegi dengan luas bangunan 5.848 meter persegi. Terminal ini menjadi titik keberangkatan bagi bus AKAP menuju Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, melayani total 19 rute. Pada tahun 2024, terminal ini telah menangani 1.844.169 penumpang (datang dan berangkat) serta 187.245 kendaraan.
Advertisement
Advertisement
Uji Coba Trans Banjarbakula: Model Transportasi Publik Berkelanjutan
Setelah meninjau fasilitas terminal dan armada bus, Menteri Dudy melanjutkan kunjungannya dengan melakukan uji coba layanan Trans Banjarbakula. Beliau menaiki bus dari Terminal Gambut Barakat menuju Halte Siring 0 Km di Banjarmasin, merasakan langsung pengalaman penumpang.
Trans Banjarbakula merupakan bagian dari program Teman Bus yang diluncurkan oleh Kementerian Perhubungan pada tahun 2022. Setelah beroperasi sukses, pengelolaan skema bus Buy-the-Service (BTS) ini dialihkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2024, menunjukkan komitmen daerah terhadap transportasi massal.
Menteri Dudy memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas dukungan kuatnya terhadap layanan transportasi publik ini. “Ini bisa menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia,” tambahnya, berharap dukungan ini akan terus mendorong minat masyarakat untuk menggunakan angkutan massal.
Advertisement
Program Teman Bus di bawah skema BTS ini melambangkan komitmen pemerintah pusat dalam mengembangkan transportasi massal perkotaan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Kunjungan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan transportasi publik berkelanjutan serta meningkatkan konektivitas regional.
Advertisement
Tinjauan Pelabuhan Trisakti, Gerbang Utama Kalimantan
Pada hari yang sama, Menteri Dudy Purwagandhi juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Pelabuhan Trisakti. Pelabuhan ini merupakan salah satu gerbang utama yang vital untuk arus barang dan penumpang antarpulau serta antarnegara di Kalimantan, menunjukkan peran strategisnya dalam perekonomian regional.
Pelabuhan Trisakti dikenal sebagai pelabuhan terbesar dan tersibuk di Kalimantan, dengan fasilitas yang memadai. Pelabuhan ini memiliki dermaga sepanjang 1.160 meter, lapangan penumpukan seluas 12.903 meter persegi, dan gudang seluas 10.450 meter persegi, mendukung aktivitas logistik yang padat.
Dalam kunjungannya ke pelabuhan, Menteri Dudy didampingi oleh sejumlah pejabat penting. Mereka termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani, serta pejabat terkait lainnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews