Mengancam Penerbangan, 7 Balon Udara Disusupi Mercon di Pekalongan Disita Polisi

Balon dengan berbagai ukuran tersebut diduga disusupi satu mercon jenis granat serta bubuk mercon seberat kurang lebih 250 gram.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Mengancam Penerbangan, 7 Balon Udara Disusupi Mercon di Pekalongan Disita Polisi
Mengancam Penerbangan, 7 Balon Udara Disusupi Mercon di Pekalongan Disita Polisi (Istimewa)

Polsek Bojong mengamankan tujuh balon udara tanpa awak di sejumlah titik di Kabupaten Pekalongan. Balon dengan berbagai ukuran tersebut diduga disusupi satu mercon jenis granat serta bubuk mercon seberat kurang lebih 250 gram.

Kapolsek Bojong Iptu Wastono mengatakan, razia dilakukan di titik-titik yang dinilai rawan penerbangan balon udara liar, yang kerap disertai petasan atau mercon. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita total tujuh balon udara.

"Balon udara tanpa awak dengan berbagai ukuran, yakni sekitar 10 meter, 7 meter, 4 meter, hingga 2 meter," kata Wastono, Minggu (29/3/2026).

Wastono menegaskan, keberadaan balon udara tanpa awak sangat berisiko, terutama terhadap keselamatan jalur penerbangan. Risiko tersebut meningkat signifikan jika balon dilengkapi bahan peledak seperti mercon.

"Penerbangan balon udara tanpa awak yang disertai bahan peledak sangat berbahaya, khususnya bagi keselamatan penerbangan," ungkapnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menerbangkan balon udara secara liar, terlebih jika disertai bahan peledak.

Seluruh barang bukti yang diamankan telah dibawa ke Mapolsek Bojong untuk proses penanganan lebih lanjut.

Untuk mencegah kejadian serupa, kepolisian bersama TNI akan terus meningkatkan patroli dan penindakan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

"Kepolisian bersama TNI akan terus meningkatkan patroli dan penindakan guna mencegah potensi bahaya yang ditimbulkan, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Pekalongan," pungkasnya.

Rekomendasi